Proses Pemeriksaan Psikologi
Proses pemeriksaan psikologi ini melibatkan berbagai metode evaluasi psikologis yang komprehensif. Peserta menjalani serangkaian tes tertulis, wawancara, dan observasi perilaku. Aspek-aspek psikologis yang dinilai meliputi stabilitas emosi, kemampuan pengendalian diri, tingkat stres, serta potensi agresivitas. Hasil dari pemeriksaan ini akan menjadi dasar rekomendasi apakah seorang personel layak atau tidak untuk memegang senjata api organik. Selain itu, hasil pemetaan psikologi juga akan menjadi bahan pertimbangan bagi pimpinan dalam mengambil kebijakan terkait pengembangan sumber daya manusia di Polres Lombok Barat.
Dampak Positif Kegiatan
Kegiatan pemeriksaan psikologi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi Polres Lombok Barat. Dengan personel yang memiliki kondisi psikologis yang prima, diharapkan kinerja Polres Lombok Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat akan semakin meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap kesehatan mental personel, yang merupakan aset penting dalam organisasi Polri.
Sebagai penutup, AKP Dewi Komalasari menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala di Polres Lombok Barat. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas sumber daya manusia di Polres Lombok Barat. Pemeriksaan psikologi ini adalah salah satu upaya nyata kami dalam mewujudkan personel yang profesional, humanis, dan memiliki integritas,” tutupnya.