Scroll untuk baca artikel
Berita

Sat Samapta Polres Lombok Barat Amankan Gudang Logistik KPU, Situasi Tetap Aman dan Kondusif

861
×

Sat Samapta Polres Lombok Barat Amankan Gudang Logistik KPU, Situasi Tetap Aman dan Kondusif

Sebarkan artikel ini
Sat Samapta Polres Lombok Barat Amankan Gudang Logistik KPU, Situasi Tetap Aman dan Kondusif

Lombok Barat, NTB – Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lombok Barat melaksanakan kegiatan pengamanan gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (27/1/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Mantap Brata Rinjani 2023-2024, yang bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang pemilu serentak tahun 2024.

Kasat Samapta Polres Lombok Barat, Polda NTB, AKP Sony Hartono, menjelasakan bagaiman pengamanan di gudang KPU Lombok Barat ini. Bertempat di kecamatan Kediri, kabupaten Lombok Barat.

“Kami melakukan pengamanan di gudang logistik KPU, yang merupakan tempat penyimpanan alat-alat pemilu, seperti surat suara, kotak suara, bilik suara, tinta, dan lain-lain. Mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas. Seperti pencurian, perusakan, atau sabotase, yang dapat mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemilu,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Kasat Samapta, pengamanan ini juga dilakukan dengan melibatkan koordinasi dengan staff gudang KPU Lombok Barat.

“Kami melakukan koordinasi dengan staff gudang KPU, yang bertugas untuk mengawasi dan mengelola logistik pemilu. Untuk bersama-sama menjaga keamanan di seputaran gudang logistik KPU, agar situasi tetap aman dan kondusif,” imbuhnya.

Selain itu juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti TNI, Bawaslu, dan stakeholder lainnya, untuk bersinergi dalam pengamanan pemilu.

Kasat Samapta menambahkan bahwa kegiatan pengamanan ini akan terus melakukannya secara rutin dan intensif. Oleh personil Sat Samapta Polres Lombok Barat, sebagai bagian dari upaya menciptakan kamseltibmas di wilayahnya.

“Kami berharap dengan adanya pengamanan ini, dapat menjamin keamanan dan kelayakan logistik pemilu. Serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan demokratis,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *