Lombok Barat, NTB – Kegiatan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, kembali menunjukkan komitmen aparat keamanan dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib selama pelaksanaan ibadah. Pada hari Senin, 24 Maret 2025, tepatnya sekitar pukul 19.30 WITA, personil dari Polsek Labuapi secara sigap melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas menjelang pelaksanaan Sholat Isya dan Sholat Tarawih di beberapa masjid prioritas di wilayah tersebut.
Penyelenggaraan Ibadah dengan Protokol Keamanan
Dalam upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan jamaah, Kapolsek Labuapi menyampaikan, “Kami memastikan bahwa setiap kegiatan ibadah berlangsung dengan tertib dan aman. Pengaturan lalu lintas serta pengamanan di area masjid menjadi prioritas agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa gangguan.” Pernyataan ini ditegaskan sebagai bagian dari koordinasi yang melibatkan Polres Lombok Barat dan Polda NTB, dengan dukungan penuh dari Ipda I Nyoman Rudi Santosa.
Kegiatan pengamanan ini mencakup beberapa lokasi masjid yang telah ditetapkan sebagai titik prioritas, yaitu:
Masjid Jami’ Saleh Hambali Bengkel di Desa Bengkel,
Masjid Darussalam di Dusun Labuapi Utara, Desa Labuapi,
Masjid Arraufurrahim di Desa Karang Bongkot,
Masjid Assasul Hikmah di Dusun Jerneng, Desa Bagik Polak Barat, dan
Masjid Assasuttaqwa di Dusun Telagawaru, Desa Telagawaru.
Langkah-Langkah Strategis dalam Pengaturan Lalu Lintas
Personil Polsek Labuapi menerapkan beberapa langkah strategis dalam pelaksanaan tugasnya. Selain membantu menyebrangkan jamaah, aparat juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan. Hal ini tidak hanya untuk menjaga keamanan kendaraan para jemaah, tetapi juga untuk menghindari kemacetan yang dapat mengganggu proses ibadah.
Dalam keterangan yang disampaikan, Kapolsek Labuapi menjelaskan, “Kami menghimbau kepada seluruh jamaah untuk menggunakan area parkir yang telah disediakan agar keamanan kendaraan terjamin. Disamping itu, kami juga mengimbau para remaja dan anak-anak untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan kebisingan, seperti membunyikan petasan, terutama ketika ibadah sedang berlangsung.” Pernyataan langsung ini mencerminkan kepedulian aparat keamanan terhadap ketertiban dan kenyamanan bersama.
Keterlibatan Aparat dalam Menjaga Kondusivitas Ibadah
Seiring dengan pengaturan lalu lintas, kehadiran aparat keamanan juga memainkan peran penting dalam mengarahkan arus jamaah yang hendak memasuki masjid. Kehadiran personil yang tersebar di beberapa titik strategis memastikan bahwa setiap jamaah dapat memasuki dan meninggalkan area ibadah dengan aman tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi.
Menurut Ipda I Nyoman Rudi Santosa, “Kehadiran aparat di lapangan sangat membantu dalam menciptakan situasi aman dan kondusif. Dengan adanya pengaturan yang baik, kami dapat meminimalisir potensi gangguan yang mungkin terjadi, sehingga jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang.” Pernyataan ini menunjukkan sinergi antara aparat keamanan dengan masyarakat dalam menjaga ketertiban selama kegiatan ibadah.