Lombok Barat, NTB – Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi, Polres Lombok Barat, Polda NTB, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga dalam upaya penguatan ketahanan pangan di tingkat desa. Hal ini terlihat dari kegiatan sambang dan silaturahmi yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Merembu kepada warga binaannya pada hari Sabtu, 29 November 2025.
Fokus utama dalam kunjungan tersebut adalah mengajak dan mengedukasi masyarakat Desa Merembu untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga. Inisiatif ini merupakan langkah konkret kepolisian di tingkat akar rumput untuk turut serta dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, yang belakangan ini menjadi isu krusial di berbagai daerah.
Gerakan Tanam di Pekarangan untuk Swasembada Pangan Keluarga
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas ini disambut baik oleh masyarakat. Dalam suasana yang hangat, Bhabinkamtibmas memberikan himbauan persuasif kepada warga untuk tidak membiarkan lahan pekarangan kosong. Lahan di sekitar rumah, sekecil apa pun, memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik.
Pemanfaatan pekarangan bisa dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penanaman sayur-mayur, buah-buahan, tanaman obat keluarga (TOGA), hingga budidaya ternak skala kecil atau perikanan dalam ember (budikdamber). Diversifikasi ini tidak hanya menjamin ketersediaan pangan yang sehat dan bergizi bagi keluarga, tetapi juga dapat menekan biaya pengeluaran harian.
Peran Strategis Bhabinkamtibmas dalam Mendukung Program Pemerintah
Kapolsek Labuapi, Ipda I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian integral dari tugas kepolisian untuk dekat dengan masyarakat dan berpartisipasi aktif dalam program-program pembangunan. Beliau menekankan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) juga mencakup aspek kesejahteraan sosial dan ekonomi, termasuk ketahanan pangan.
“Kami, melalui Bhabinkamtibmas, memiliki peran penting sebagai jembatan antara program pemerintah dengan masyarakat. Dengan bersilaturahmi, kami bisa menyampaikan pesan-pesan positif secara langsung, salah satunya adalah mengenai pentingnya ketahanan pangan yang dimulai dari lingkup rumah tangga,” ujar Ipda I Nyoman Rudi Santosa. Pernyataan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat sangat vital dalam menyukseskan program skala nasional.
Ipda Rudi juga menambahkan, “Memanfaatkan pekarangan untuk ditanami adalah langkah yang sangat sederhana namun berdampak besar. Setiap keluarga yang mandiri pangan akan memperkuat ketahanan pangan desa, dan pada akhirnya, akan mendukung ketahanan pangan nasional secara keseluruhan.”













