LOMBOK BARAT – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat terus berkomitmen menciptakan ruang lalu lintas yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Sebagai langkah konkret dalam mengantisipasi gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran personel Unit Turjawali melaksanakan patroli sore secara intensif di sepanjang jalur strategis Bypass BIL 1 dan Bypass BIL 2 pada Kamis, 8 Januari 2026.
Langkah preventif ini dilakukan sebagai respons terhadap dinamika mobilitas masyarakat yang meningkat pada sore hari. Selain bertujuan untuk memantau kelancaran arus lalu lintas, kehadiran petugas di lapangan juga dimaksudkan untuk menekan potensi tindak kriminalitas serta aksi balap liar yang kerap dikeluhkan oleh pengguna jalan.
Optimalisasi Keamanan di Jalur Lintas Provinsi
Kegiatan patroli yang dimulai sejak pukul 16.00 WITA ini melibatkan personel dari Unit Turjawali yang bertugas di Pos GMS dan Pos Rumak. Fokus utama petugas adalah melakukan penyisiran di titik-titik rawan sepanjang jalur Bypass BIL. Jalur ini merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan berbagai wilayah penting di Lombok, sehingga menjamin kelancarannya menjadi prioritas utama pihak kepolisian.
Selama kegiatan berlangsung, petugas tidak hanya sekadar melintas, namun juga melakukan pemantauan statis di beberapa area yang dianggap krusial. Kehadiran seragam polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan jalanan serta meningkatkan kedisiplinan para pengendara.
Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli sore ini merupakan bagian dari pelayanan prima Polri untuk memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas di jalan raya. Menurutnya, konsistensi dalam melakukan pengawasan adalah kunci utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan maupun tindak pidana.
Edukasi Keselamatan dan Standarisasi Berkendara
Di samping melakukan pengawasan keamanan, personel Satlantas Polres Lombok Barat juga mengedepankan pendekatan humanis kepada para pengguna jalan. Petugas secara aktif memberikan imbauan langsung kepada pengendara mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah penggunaan helm standar (SNI) demi keselamatan pribadi.
Iptu Anton Prasetya Wijaya menjelaskan bahwa edukasi secara langsung di lapangan jauh lebih efektif dalam menyentuh kesadaran masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kecelakaan seringkali bermula dari pelanggaran aturan yang dianggap sepele oleh pengendara.
“Kami dari jajaran Satlantas Polres Lombok Barat terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait penggunaan helm Standar Nasional Indonesia atau SNI. Kesadaran untuk melindungi diri sendiri harus tumbuh dari setiap pengendara agar risiko fatalitas saat terjadi kecelakaan dapat kita minimalisir bersama,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya dalam keterangannya.













