Binkam

Cegah Balap Liar, Satlantas Polres Lobar Perketat Jalur Bypass BIL

×

Cegah Balap Liar, Satlantas Polres Lobar Perketat Jalur Bypass BIL

Sebarkan artikel ini
Patroli KRYD Polres Lombok Barat Sasar Balap Liar di Jalur Bypass

Lombok Barat, NTB – Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat memperketat pengawasan di sepanjang jalur utama Bypass BIL 1 dan Bypass BIL 2 pada Sabtu malam (17/1/2026). Langkah ini diambil melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), terutama dari ancaman aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat saat akhir pekan.

Patroli yang dimulai sejak pukul 23.30 WITA hingga dini hari tersebut melibatkan personel dari Unit Turjawali yang bersiaga di Pos GMS dan Pos Rumak. Petugas menyisir titik-titik rawan yang sering dijadikan lokasi berkumpulnya pemuda untuk memastikan situasi tetap kondusif di sepanjang akses utama menuju Bandara Internasional Lombok tersebut.

Komitmen Menjaga Ketertiban Lalu Lintas Malam Hari

Upaya preventif ini merupakan instruksi langsung guna merespons laporan masyarakat mengenai potensi gangguan kamtibmas di jalur protokol. Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kasat Lantas, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan pada jam-jam rawan sangat krusial untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun kecelakaan lalu lintas.

“Kegiatan patroli KRYD ini rutin kami laksanakan, khususnya pada malam minggu, untuk memantau arus lalu lintas di sepanjang Bypass BIL 1 dan BIL 2. Kami ingin memastikan tidak ada ruang bagi para pelaku balap liar yang dapat membahayakan pengguna jalan lain maupun diri mereka sendiri,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya saat memberikan keterangan pada Minggu dini hari.

Menurutnya, pengawasan di jalur Bypass menjadi prioritas karena karakteristik jalannya yang lurus dan mulus sering kali disalahgunakan oleh oknum remaja untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Oleh karena itu, personel di lapangan tidak hanya sekadar melintas, tetapi juga melakukan pemantauan stasioner di beberapa titik strategis guna mempersempit ruang gerak pelaku balap liar.

Tindakan Persuasif dan Pembubaran Kerumunan Remaja

Selain fokus pada pengaturan lalu lintas, petugas juga melakukan pendekatan persuasif terhadap sekelompok pemuda yang kedapatan masih nongkrong di pinggir jalan hingga larut malam. Personel Unit Turjawali memberikan imbauan secara humanis agar mereka segera kembali ke rumah masing-masing demi keamanan pribadi.

“Anggota di lapangan tadi juga membubarkan anak-anak muda yang masih berkumpul di pinggir jalan. Kami arahkan untuk pulang karena waktu sudah larut malam. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi mereka terlibat dalam aksi balap liar atau bahkan menjadi korban maupun pelaku kejahatan jalanan seperti begal dan curas,” tambah Iptu Anton.

Kehadiran petugas berseragam dengan lampu rotator yang menyala (Blue Light Patrol) terbukti efektif dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas di jalan raya pada malam hari. Arus lalu lintas di sepanjang jalur Bypass terpantau ramai lancar tanpa adanya kendala kemacetan yang berarti selama kegiatan berlangsung.