LEMBAR – Kepolisian Sektor (Polsek) Lembar, di bawah naungan Polres Lombok Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional terkait ketahanan pangan. Pada Jumat (10/4/2026), jajaran Polsek Lembar melaksanakan kegiatan monitoring intensif dan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) di kawasan Gudang Bulog Nyiur Lembang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penyerapan hasil bumi berupa jagung dari kelompok tani berjalan tanpa kendala distribusi.
Kehadiran personel kepolisian di lokasi tersebut bertujuan untuk menjamin keamanan serta kelancaran arus transportasi logistik, mengingat aktivitas bongkar muat komoditas pangan memiliki volume yang cukup tinggi. Pengawasan ini menjadi krusial untuk mencegah terjadinya kemacetan serta memastikan standar operasional prosedur di area gudang berjalan sesuai ketentuan.
Komitmen Polsek Lembar dalam Mendukung Ketahanan Pangan
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Lembar, Ipda Ruslan, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas preventif kepolisian untuk mengawal kebijakan pemerintah pusat. Menurutnya, stabilitas pangan di tingkat daerah sangat bergantung pada kelancaran distribusi dari petani menuju gudang penyimpanan negara seperti Bulog.
“Kami hadir di Gudang Bulog Nyiur Lembang sejak pukul 09.30 WITA untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian penyerapan jagung dari para kelompok tani (Poktan) tidak mengalami hambatan, baik dari sisi keamanan maupun kelancaran arus lalu lintas di sekitar area gudang,” ujar Ipda Ruslan dalam keterangannya di lokasi kegiatan.
Ipda Ruslan menambahkan bahwa pengawalan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk pendampingan nyata kepada para petani agar hasil panen mereka dapat terserap secara optimal oleh pemerintah. Hal ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di tingkat produsen sekaligus memperkuat cadangan pangan daerah.
Pemantauan Kapasitas dan Arus Masuk Komoditas Jagung
Dalam giat monitoring tersebut, personel Polsek Lembar yang terdiri dari PS. Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas Desa Mareje Timur, dan Bhabinkamtibmas Desa Jembatan Gantung, mencatat adanya progres yang signifikan dalam penyerapan jagung. Berdasarkan data di lapangan, Gudang Bulog Nyiur Lembang yang memiliki kapasitas total sebesar 1.300 ton, kini mulai terisi secara bertahap oleh hasil panen lokal.
Terhitung sejak tanggal 7 hingga 10 April 2026, tercatat sekitar 300 ton jagung telah masuk dan tersimpan dengan baik di dalam gudang. Aktivitas bongkaran yang dimulai setiap pukul 08.00 hingga 16.00 WITA ini dipantau secara ketat untuk menghindari adanya antrean kendaraan pengangkut yang bisa mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya di sekitar kawasan Nyiur Lembang.








