Binkam

Safari Ramadan Polsek Sekongkang, Warga Antusias Ikuti Ibadah dan Tausiah

×

Safari Ramadan Polsek Sekongkang, Warga Antusias Ikuti Ibadah dan Tausiah

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Barat – Kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026 berlangsung khidmat di Masjid Al-Ikhlas, Desa Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 19.50 Wita. Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan itu Anggota DPRD Rizal Fikri, Kapolsek Sekongkang Ipda Herman, S.H., M.M. Inov, tokoh agama Desa Sekongkang Bawah, pengurus masjid, Bhabinkamtibmas Brigadir Muh. Multamil Syah, Ketua Pemuda Sekongkang Bawah, serta sekitar 50 jamaah salat Isya dan Tarawih.

Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, Iptu Ardiyatmaja, menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara aparat dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di bulan suci.

“Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah bersama, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah islamiyah dan sinergi antara kepolisian, pemerintah, serta masyarakat,” ujar Iptu Ardiyatmaja.

Acara diawali dengan salat Isya berjamaah, kemudian dilanjutkan sambutan dari Anggota DPRD Rizal Fikri. Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan, mempererat persaudaraan, serta memperbanyak amal kebaikan.

“Semoga seluruh ibadah kita diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kita semua. Selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Sekongkang Ipda Herman dalam kultumnya mengingatkan bahwa ketenangan hidup tidak terletak pada harta, jabatan, maupun kekuasaan, melainkan pada kedekatan kepada Allah SWT. Ia mencontohkan kisah Fir’aun yang memiliki kekuasaan besar namun hidup dalam kegelisahan karena jauh dari nilai keimanan.

Menurutnya, Ramadan merupakan bulan pendidikan spiritual yang melatih umat untuk memahami makna hidup, membiasakan disiplin dalam ibadah, serta menumbuhkan kesabaran.

“Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih hati dan pikiran. Jika kita memahami maknanya, terlatih dalam kebaikan, dan bersabar dalam menjalani ibadah, insyaAllah kita menjadi pribadi yang lebih kuat dan lebih tenang,” pesannya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan salat Tarawih berjamaah dan berakhir sekitar pukul 21.30 Wita. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.