Lombok Barat, NTB – Memasuki momen bulan suci Ramadan, aktivitas masyarakat di ruang publik cenderung meningkat secara signifikan, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Fenomena “ngabuburit” atau menghabiskan waktu menunggu azan Magrib telah menjadi tradisi yang melekat, namun di sisi lain berpotensi memicu kemacetan arus lalu lintas. Menanggapi hal tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat memperketat pengamanan ngabuburit di sejumlah titik rawan, salah satunya di Simpang 4 Rumak.
Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan serta memberikan rasa aman bagi warga yang sedang berburu takjil maupun pengguna jalan lainnya. Pengamanan intensif ini menjadi prioritas mengingat Simpang 4 Rumak merupakan salah satu urat nadi transportasi yang menghubungkan berbagai wilayah strategis di Lombok Barat.
Pengamanan Ngabuburit Terpadu oleh Personel Unit Turjawali
Pada Rabu, 25 Februari 2026, personel Satlantas Polres Lombok Barat yang tergabung dalam Unit Turjawali terpantau mulai bersiaga di lokasi sejak pukul 17.00 WITA. Kehadiran petugas kepolisian di tengah keramaian ini bertujuan untuk mengatur ritme kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di persimpangan. Para petugas yang berasal dari piket Pos GMS dan Pos Rumak ini melakukan pengaturan secara manual guna memecah kepadatan yang mulai merayap seiring mendekatnya waktu berbuka.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan prima Polri kepada masyarakat selama bulan Ramadan. Kehadiran fisik petugas di lapangan diharapkan mampu meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di jalan raya.
“Kami menerjunkan personel Unit Turjawali secara khusus untuk melaksanakan pengamanan ngabuburit di Simpang 4 Rumak. Fokus utama kami adalah mencegah terjadinya kemacetan total dan memberikan rasa aman bagi pengendara maupun warga yang beraktivitas di sekitar lokasi tersebut,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya dalam keterangannya.
Menjaga Kelancaran Arus dan Keselamatan Pengguna Jalan
Kepadatan arus lalu lintas di Simpang 4 Rumak pada sore hari sering kali dipicu oleh banyaknya pedagang musiman dan meningkatnya volume kendaraan masyarakat yang ingin membeli keperluan berbuka. Tanpa adanya pengamanan ngabuburit yang ketat, kondisi ini dapat menyebabkan tersendatnya arus transportasi yang bisa berdampak pada keterlambatan masyarakat sampai di tujuan. Oleh karena itu, personel di lapangan tidak hanya mengatur lampu lalu lintas, tetapi juga membantu menyeberangkan pejalan kaki serta menertibkan parkir liar yang kerap memakan bahu jalan.
Strategi yang diterapkan oleh Satlantas Polres Lombok Barat ini terbukti efektif. Berdasarkan pantauan di lapangan hingga berakhirnya kegiatan, situasi arus lalu lintas di Simpang 4 Rumak dilaporkan berjalan dengan lancar dan kondusif. Tidak ada insiden menonjol maupun kemacetan panjang yang berarti, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas ngabuburit dengan nyaman.












