Waspada Cuaca Ekstrem dan Ancaman Demam Berdarah
Selain fokus pada sektor pertanian, pihak kepolisian juga menaruh perhatian besar pada isu kesehatan lingkungan. Mengingat kondisi cuaca yang kerap berubah drastis antara panas menyengat dan hujan lebat (cuaca ekstrem), warga diimbau untuk lebih mawas diri terhadap potensi bencana dan penyakit.
Kapolsek Labuapi kembali mengingatkan masyarakat melalui pesannya agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif menghadapi risiko banjir dan wabah penyakit.
“Terkait dengan cuaca ekstrem yang sedang kita hadapi, kami mengimbau warga untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Kami sangat menekankan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan ke kali atau saluran air. Hal ini krusial untuk mencegah terjadinya penyumbatan yang dapat memicu banjir di pemukiman,” jelasnya menambahkan.
Lebih lanjut, Iptu I Nyoman Rudi Santosa mengingatkan bahaya genangan air yang muncul setelah hujan. Genangan tersebut berpotensi menjadi habitat berkembang biaknya jentik nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus demam berdarah (DBD). Warga diminta secara gotong royong membersihkan lingkungan sekitar rumah dan memastikan tidak ada wadah terbuka yang dapat menampung air hujan.
Kondusivitas Wilayah Labuapi yang Terjaga
Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif ini, diharapkan hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat Desa Labuapi semakin erat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan terbukti mampu memberikan rasa aman sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan desa.
Hingga berakhirnya kegiatan di Dusun Labuapi Utara dan Selatan, situasi di wilayah hukum Polsek Labuapi dilaporkan tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Polisi memastikan akan terus mengawal setiap program pemerintah di tingkat akar rumput demi terciptanya masyarakat yang sejahtera dan lingkungan yang aman terkendali (Harkamtibmas). Dengan adanya koordinasi yang baik antara Polri, BPP, dan petani, Desa Labuapi optimis dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Lombok Barat.






