Beliau menambahkan bahwa setelah korban berhasil diselamatkan ke darat, petugas kepolisian bersama warga segera melarikan AA ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Setelah berhasil dievakuasi ke tepi pantai, korban langsung dibawa ke Puskesmas Meninting oleh warga dan anggota piket kami untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif,” imbuhnya.
Kondisi Terkini Korban di Puskesmas Meninting
Setibanya di Puskesmas Meninting, tim medis langsung memberikan tindakan darurat guna memulihkan kondisi AA yang sempat mengalami syok dan kelelahan akibat berjuang melawan arus.
Saat ini, korban masih menjalani perawatan observasi untuk memastikan tidak ada gangguan pernapasan atau komplikasi lainnya akibat insiden tenggelam tersebut.
Dalam proses perawatan, korban didampingi oleh pihak keluarga berinisial PT. Berdasarkan laporan terakhir dari lokasi, kondisi kesehatan mahasiswa tersebut menunjukkan tren positif dan terus membaik dibandingkan saat pertama kali tiba di Puskesmas.
“Kondisi korban saat ini terpantau sudah lebih membaik dan stabil. Pihak keluarga sudah mendampingi di Puskesmas Meninting,” jelas AKP I Putu Krisna Varananda.
Imbauan Keselamatan Wisata Pantai
Menanggapi kejadian ini, pihak Kepolisian Sektor Batulayar mengimbau kepada seluruh masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pinggir pantai.
Faktor cuaca dan karakteristik ombak di wilayah Senggigi hingga Batulayar terkadang sulit diprediksi, sehingga kewaspadaan mandiri sangat diperlukan.
Pihak kepolisian juga mengapresiasi keberanian saksi AK dan M yang telah memberikan pertolongan pertama secara cepat, sehingga nyawa korban dapat terselamatkan.
Masyarakat diingatkan untuk tidak berenang terlalu jauh ke tengah, terutama saat hari mulai gelap atau ketika melihat tanda-tanda gelombang mulai meninggi.
Kasus ini kini dalam penanganan Polsek Batulayar, sementara pengawasan di area wisata pantai akan terus ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.












