Patroli Dialogis Guna Antisipasi Gangguan Keamanan 3C
Selain memberikan imbauan secara lisan, personel Sat Polairud juga melaksanakan patroli rutin di seputaran area dermaga dan titik-titik keramaian di sekitar Pos Senggigi. Patroli ini dirancang untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (Pencurian dengan Pemberatan, Pencurian dengan Kekerasan, dan Pencurian Kendaraan Bermotor).
Petugas memantau pergerakan di dermaga yang menjadi titik vital transportasi laut dan aktivitas ekonomi. Dengan kehadiran fisik anggota Polri di lapangan, diharapkan niat pelaku kejahatan dapat diredam. Hingga laporan ini diturunkan, pengamanan garis pantai dilaporkan berjalan aman terkendali tanpa ada gangguan yang menonjol. Sat Polairud memastikan bahwa seluruh fasilitas publik di sepanjang pesisir terpantau dengan baik melalui koordinasi intensif antar personel.
Stabilitas Wilayah Perairan: Nihil Tindak Kriminalitas dan Kecelakaan Laut
Berdasarkan data Sitkamtibmas per Rabu, 29 April 2026, wilayah perairan Senggigi dilaporkan dalam keadaan sangat stabil. Tidak ada catatan mengenai kecelakaan laut (laka laut) maupun praktik-praktik ilegal yang merugikan negara dan lingkungan. Pihak kepolisian melaporkan nihil kejadian terkait illegal fishing, penyelundupan manusia (people smuggling), pertambangan ilegal (illegal mining), hingga penggunaan bahan peledak atau bom ikan.
Keberhasilan dalam menjaga angka nol pada tindak pidana perairan ini merupakan hasil dari pengawasan yang ketat dan hubungan baik antara polisi dengan komunitas nelayan setempat. Kesadaran masyarakat perairan untuk tidak menggunakan cara-cara instan yang merusak ekosistem laut menjadi salah satu kunci utama terjaganya kelestarian sumber daya laut di Lombok Barat.
Sebagai bagian dari standar operasional prosedur (SOP) harian, anggota Pos Airud Senggigi juga melakukan pengecekan rutin terhadap alutsista. Kapal Patroli dengan nomor lambung XXI – 1008 yang bersandar di dermaga diperiksa secara berkala untuk memastikan kesiapan operasional jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk tindakan darurat atau pengejaran di laut. Saat pengecekan, kapal dilaporkan dalam kondisi baik dan terikat aman di mooringnya.
Dengan langkah-langkah proaktif ini, Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang prima di wilayah pesisir, memastikan bahwa Senggigi tetap menjadi destinasi wisata yang aman, bersih, dan nyaman bagi setiap pengunjung.












