“Kami terus mengimbau kepada seluruh pengunjung, khususnya para orang tua, agar tidak lengah dalam mengawasi anak-anak saat mandi maupun bermain di pinggir pantai. Kewaspadaan harus tetap dijaga meski cuaca terlihat bersahabat, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di area perairan,” ujar AKP L. Nursidi dalam keterangan resminya pada Jumat (15/5/2026).
Pemantauan Sarana Prasarana dan Kondisi Keamanan Laut
Kegiatan rutin ini tidak hanya menyasar pada interaksi sosial, tetapi juga pengecekan sarana pendukung tugas kepolisian di laut. Anggota Pos Airud Senggigi secara berkala melakukan pemeriksaan terhadap aset negara, termasuk Kapal Patroli dengan nomor lambung XXI – 1008. Pemeriksaan ini mencakup kondisi fisik kapal serta memastikan posisinya terikat dengan aman di area moring agar selalu siap sedia jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk tindakan darurat atau pertolongan di laut.
Berdasarkan laporan harian pada Jumat, 15 Mei 2026, situasi keamanan laut di wilayah hukum Polres Lombok Barat menunjukkan tren yang sangat positif. Data yang dihimpun menunjukkan nihilnya kejadian menonjol, mulai dari kecelakaan laut (laka laut), praktik illegal fishing, penyelundupan manusia (people smuggling), penambangan ilegal (illegal mining), hingga penggunaan bahan peledak atau bom ikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Keberhasilan dalam menjaga nihilnya angka kriminalitas di laut ini merupakan buah dari sinergitas antara petugas dan masyarakat yang kian sadar akan hukum. Sat Polairud Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus mempertahankan situasi kondusif ini agar sektor pariwisata di Senggigi dapat terus tumbuh dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Dengan patroli yang berkesinambungan, diharapkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Lombok Barat tetap terjamin sepanjang waktu.












