Mewujudkan Pangan Bergizi dan Penguatan Ekonomi Masyarakat
Lebih lanjut, program pemanfaatan lahan ini dinilai memiliki dampak ganda (multiplier effect) bagi kehidupan masyarakat di pedesaan. Selain menjamin ketersediaan bahan pangan di tingkat rumah tangga, aktivitas bercocok tanam di pekarangan juga mampu menghasilkan pangan yang berkualitas. Bahan pangan tersebut jauh lebih bergizi dan higienis karena dikelola sendiri oleh warga. Melalui kemandirian ini, pondasi ketahanan pangan di tingkat desa akan semakin kokoh.
Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., juga menambahkan bahwa hasil dari pemanfaatan pekarangan rumah tersebut nantinya secara otomatis akan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Dengan memetik hasil panen sendiri, pengeluaran dapur dapat ditekan secara signifikan. Jika hasil panen melimpah, tidak menutup kemungkinan produk tersebut dapat dijual untuk menambah pendapatan keluarga.
Langkah masif yang digerakkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Telagawaru ini diharapkan mampu memicu kesadaran yang lebih luas di kalangan masyarakat Kecamatan Labuapi. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mengawal dan memberikan pendampingan di lapangan. Dengan demikian, program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI dapat terealisasi dengan baik. Semua itu dapat dimulai dari pemanfaatan sejengkal tanah di pekarangan rumah.













