Selain itu, warga didorong untuk terus mengaktifkan Pos Kamling sebagai sarana pencegahan tindak pidana dan kenakalan remaja di lingkungan masing-masing.
Kasat Binmas Polres Dompu AKP Makrus, S.Sos., mengatakan bahwa keberhasilan menjaga situasi kamtibmas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan sambang, pengecekan Satkamling, FKPM, BKPM serta tatap muka dengan masyarakat merupakan upaya kami untuk memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik, menyerap aspirasi warga, serta bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
AKP Makrus menegaskan bahwa peran orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda sangat penting dalam mencegah kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja, serta segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun potensi gangguan keamanan. Dengan kebersamaan dan kepedulian bersama, situasi kamtibmas yang kondusif dapat terus terjaga,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan apresiasi terhadap langkah preventif yang dilakukan Sat Binmas dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
“Kegiatan sambang Satkamling, FKPM, BKPM dan tatap muka dengan masyarakat merupakan bagian dari strategi pemeliharaan kamtibmas yang mengedepankan pendekatan humanis dan kemitraan. Polri ingin hadir sebagai sahabat masyarakat yang mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi mitra dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan,” ungkap IPTU Nyoman.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Dompu untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mengaktifkan kembali budaya ronda malam dan Pos Kamling sebagai benteng awal pencegahan gangguan keamanan.
“Dengan sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk kenakalan remaja, dapat dicegah sejak dini. Kami berharap masyarakat terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban sehingga Kabupaten Dompu tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, situasi kamtibmas di wilayah Desa Kareke maupun Kelurahan Bali Satu terpantau aman dan kondusif. Masyarakat menunjukkan respon positif terhadap kehadiran Polri dan berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.













