“Kami berharap seluruh tokoh masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Desa O’o. Situasi yang aman dan kondusif akan membantu proses penyelesaian masalah berjalan lebih baik serta menghindari dampak yang merugikan masyarakat,” ungkap IPDA Sarbani.
Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Masyarakat Donggo (LAMDO) Kabupaten Dompu, Drs. Masran Yasin, mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan serta mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyikapi setiap persoalan yang terjadi.
Dari hasil musyawarah tersebut tercapai sejumlah kesepahaman, di antaranya terjalinnya komunikasi yang baik antara kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dalam menjaga stabilitas keamanan serta komitmen bersama untuk mencegah terulangnya aksi pemblokiran jalan.
Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengedepankan musyawarah dan komunikasi dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi.
“Kapolres Dompu mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa O’o, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat yang telah membangun komunikasi yang baik melalui forum musyawarah ini. Pendekatan dialogis dan kebersamaan seperti ini merupakan langkah terbaik dalam menjaga stabilitas Kamtibmas serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat,” ujar IPTU Nyoman.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Polres Dompu berkomitmen untuk terus menindaklanjuti setiap proses hukum secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan proses penegakan hukum kepada pihak kepolisian. Dukungan masyarakat melalui informasi yang akurat dan kerja sama yang baik akan sangat membantu dalam percepatan penyelesaian permasalahan yang sedang ditangani,” pungkasnya.
Kegiatan musyawarah berakhir pada pukul 17.30 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan













