Binkam

Berusia Lebih Tua dari Kepala Desanya, Desa Akar-Akar Sukses Jinakkan Stunting di Usia Ke-58

×

Berusia Lebih Tua dari Kepala Desanya, Desa Akar-Akar Sukses Jinakkan Stunting di Usia Ke-58

Sebarkan artikel ini

“Berkaitan dengan anggaran daerah, nominalnya saja yang kelihatan besar di atas kertas, namun regulasi dan aturannya sangat rumit. Banyak anggaran di daerah yang harus dipotong,” ungkap Wabup Kusmalahadi secara blak-blakan.

Oleh karena itu, Kusmalahadi menantang Pemdes Akar-Akar untuk tidak goyah dan mulai mandiri dengan melirik potensi lokal yang belum tergarap optimal.

“Diusia 58 tahun, desa ini sudah matang. Ke depan, kita dorong Akar-Akar menjadi Desa Mandiri. Namun terlepas dari itu semua, selama saya menjabat, kami berkomitmen untuk melengkapi infrastruktur di Kecamatan Bayan ini secara bertahap,” janji Wabup, yang langsung disambut senyum lega para tokoh masyarakat.

Suasana haru kembali menyeruak saat acara memasuki sesi pemberian cindera mata. Wakil Bupati bersama jajaran Forkopimda memberikan penghargaan khusus kepada para mantan Kepala Desa terdahulu yang hadir. Langkah ini menjadi simbol penghormatan tinggi bahwa kemajuan Akar-Akar hari ini adalah estafet perjuangan para pendahulu.

Acara yang dibuka dengan alunan musik kasidah yang syahdu dari Group Mamacan ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Zulkarnaen. Berdasarkan pantauan dari personel Polsek Bayan yang mengawal ketat jalannya acara, seluruh rangkaian perayaan HUT ke-58 ini berlangsung dengan sangat aman, tertib, dan kondusif.

Bagi warga Akar-Akar, perayaan