“Melalui kegiatan ini kita bermunajat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diberikan kemudahan, kelancaran, dan keberkahan dalam seluruh pelaksanaan tugas kepolisian. Pada acara dan kesempatan ini juga, saya mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan instansi terkait untuk bersama-sama memelihara kamtibmas guna mewujudkan situasi aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lombok Barat,” tambah AKBP Yasmara Harahap.
Dukungan Penuh dari Forum Kerukunan Umat Beragama
Apresiasi tinggi terhadap dedikasi Polri juga datang dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lombok Barat. Ketua FKUB Lombok Barat, Suhaemi Samsuri, dalam sambutannya memberikan ucapan selamat sekaligus harapan besar bagi kemajuan institusi kepolisian ke depan dalam melayani dan mengayomi masyarakat.
“Merayakan dan memaknai HUT Polri yang ke-80, semoga dengan HUT Polri ini dapat memperkuat dan memperdekat Polri dengan masyarakat. Semoga pada peringatan ini, Polri semakin maju, semakin lebih baik, dan semakin jaya,” ungkap Suhaemi Samsuri.
Kekhusyukan Doa Bersama Empat Agama
Memasuki acara inti, suasana di Aula Patriatama berubah menjadi sangat khusyuk saat prosesi doa bersama lintas agama dimulai. Doa dipanjatkan secara bergantian oleh para pemuka agama yang hadir, mencerminkan indahnya toleransi dan keberagaman yang harmonis di Lombok Barat.
Pelaksanaan doa secara agama Islam dipimpin langsung oleh TGH M. Taizir Al Azhar, L.C., M.A. Selanjutnya, doa secara agama Hindu dipimpin oleh Jero Gede Rinjani. Tak ketinggalan, perwakilan umat Buddha dibawakan dengan penuh khidmat oleh Upasaka Nursidi, dan doa secara agama Nasrani dipimpin oleh Pendeta Lalu Fauzen.
Seluruh peserta yang hadir tampak menundukkan kepala, mengamini setiap untaian doa demi keselamatan bangsa, kelancaran tugas kepolisian, serta terciptanya kedamaian yang berkelanjutan di wilayah hukum Polres Lombok Barat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan diakhiri dengan penutupan serta ramah tamah.











