Binkam

Pastikan Keamanan Misa Natal, Kapolres Cek Sejumlah Gereja di Loteng.

×

Pastikan Keamanan Misa Natal, Kapolres Cek Sejumlah Gereja di Loteng.

Sebarkan artikel ini

Lombok Tengah, (NTB) – Pastikan Keamanan Misa malam Natal 2024, Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, SIK melakukan pengecekan di Gereja Katolik St. Yohanes Pembaptis IPDN.

“Untuk Misa malam Natal di Lombok Tengah ada satu kegiatan dan dipusatkan di Gereja St. Yohanes Pembaptis IPDN, untuk jemaat yang hadir diperkirakan sekitar 70 orang,” kata Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat, SIK saat dikonfirmasi dilokasi kegiatan, Selasa (24/12).

Ia menyampaikan pada pengamanan Misa malam Natal di gereja tersebut pihaknya mellibatkan 30 personel gabungan TNI-Polri serta instansi guna memastikan kegiatan tersebut berjalan aman dan khidmat.

Selain itu, pada pengamanan Misa malam Natal pihaknya juga melakukan pemeriksaan dan sterilisasi area gereja mulai dari tempat duduk jemaat, mimbar serta luar area gedung sebelum acara dimulai.

Baca Juga :  Ratusan Personel Polres Bima Kota Menangis di Malam 17-an, Ikuti Self Healing Training and Emotional Cleansing Kota Bima, NTB (17 Agustus 2025) - Ada suasana berbeda di Polres Bima Kota pada momen malam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ratusan personel Polres Bima Kota bersama Bhayangkari larut dalam keharuan hingga meneteskan air mata saat mengikuti kegiatan Self Healing Training and Emotional Cleansing yang digelar di Lapangan Olahraga Tatag Trawang Tungga, Sabtu (16/8/2025) malam. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 20.00 hingga 23.00 Wita tersebut dihadiri lebih dari 600 peserta, terdiri dari personel Polres Bima Kota, Bhayangkari, Pejabat Utama, serta tamu undangan penting, antara lain Wakil Wali Kota Bima, Ketua DPRD Kota Bima, Kepala Rutan, dan sejumlah pejabat daerah lainnya. Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si. dalam sambutannya menegaskan pentingnya memaknai kemerdekaan tidak hanya secara fisik, tetapi juga pada aspek mental dan spiritual. “Kita sudah merdeka 80 tahun, tapi jika masih ada jiwa yang terkungkung, artinya secara personal belum merdeka. Mengelola hati butuh soft skills agar kita tidak hanya menjaga fisik, tetapi juga kesehatan mental yang bersumber dari kecerdasan hati,” ujar Kapolres. Sebagai bentuk nyata, Kapolres menghadirkan motivator nasional sekaligus peraih rekor MURI, Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., C.Ht., C.Ps., yang juga Direktur Pusat Training dan Motivasi Thanks Institute Indonesia. Dalam materinya, Dr. Ketut memperkenalkan metode senam otak, senam hati, dan hipnoterapi untuk membantu peserta membersihkan emosi negatif (Emotional Cleansing). “Senam otak bertujuan meningkatkan suplai oksigen ke otak agar lebih fokus dan inovatif dalam bekerja. Sementara senam hati memberikan ketenangan dalam menghadapi masalah serta membentuk jiwa yang merdeka dan bahagia,” jelas Dr. Ketut. Suasana menjadi penuh haru ketika sesi puncak Emotional Cleansing berlangsung. Banyak peserta, termasuk personel Polres, Bhayangkari, hingga pejabat yang hadir, tidak kuasa menahan air mata saat merasakan pelepasan beban emosional yang selama ini mereka pendam. Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan, yang mengikuti acara hingga selesai, mengaku sangat terkesan dengan kegiatan tersebut. “Terima kasih Pak Kapolres, terima kasih Pak Motivator, ilmunya sangat bermanfaat untuk kami. Saya merasa lebih lega dan bahagia,” ungkapnya dengan penuh haru. Kegiatan Self Healing Training and Emotional Cleansing ini menjadi yang pertama kali digelar di jajaran Polda NTB, sekaligus menandai cara baru Polres Bima Kota memperingati kemerdekaan dengan refleksi batin, pembebasan jiwa, dan penguatan mental personel agar lebih siap menghadapi tantangan tugas ke depan.

“Di pintu masuk juga kami lakukan pemeriksaan barang bawaan para jemaat yang masuk ke ruang gereja yang dilakukan oleh petugas pengamanan bekerja sama dengan pengurus gereja,” jelasnya.

Iwan menyampaikan pihaknya melibatkan 218 personel gabungan TNI-Polri serta instansi terkait selama libur Nataru yang tergabung dalam “Operasi Lilin Rinjani 2024. Para personel tersebut ditempatkan dimasing-masing pos, mulai dari pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu.

“Nantinya para personel tersebut akan melakukan pengaman mulai dari perayaan libur Natal 2024 hingga pengamanan Tahun Baru 2025,”terangnya.

Ia pun meminta kepada seluruh elemen masyarakat Lombok Tengah untuk ikut berperan aktif menjaga kamtibmas selama libur Nataru berlangsung.

“Kita berharap semua perayaan Natal dan Tahun Baru di Lombok Tengah ini dapat berjalan dengan aman khidmat dan kondusif,” pungkasnya.