Anak yang kurang mendapat perhatian ayah sering kali kesulitan membangun hubungan yang sehat dengan teman sebaya atau bahkan dengan orang dewasa lainnya.
Mereka mungkin menunjukkan perilaku menyendiri, kurang percaya pada orang lain, atau memiliki hubungan yang tidak stabil.
Psikolog menyatakan bahwa hubungan yang sehat dengan ayah membantu anak mengembangkan keterampilan sosial yang baik. Ayah yang hadir dalam hidup anaknya mengajarkan tentang komunikasi, empati, dan cara menghargai orang lain.
Sebaliknya, anak yang merasa diabaikan atau tidak cukup diperhatikan oleh ayahnya cenderung merasa canggung atau bahkan defensif dalam pergaulan mereka.
4. Prestasi Akademik yang Menurun
Anak laki-laki yang kurang mendapatkan kasih sayang ayah juga berpotensi menunjukkan penurunan prestasi akademik. Ketika anak tidak merasa didukung atau dimotivasi oleh figur ayah, semangat mereka untuk belajar dan meraih prestasi cenderung menurun.
Dalam banyak kasus, kehadiran ayah dalam hidup anak laki-laki dapat memberikan dorongan tambahan untuk berusaha lebih keras dan mencapai potensi penuh mereka.
Para ahli menjelaskan bahwa dukungan dari ayah, baik dalam bentuk perhatian maupun keterlibatan dalam aktivitas akademik, dapat meningkatkan motivasi anak untuk meraih prestasi yang baik di sekolah.
Ayah yang memberikan dorongan akan memberikan keyakinan pada anak bahwa mereka mampu mencapai tujuan akademis yang tinggi.
5. Mencari Figur Ayah di Luar Rumah
Tanda lainnya yang bisa terlihat pada anak laki-laki yang kurang kasih sayang ayah adalah kecenderungan mereka untuk mencari figur pengganti ayah di luar rumah.
Ini bisa terjadi dalam bentuk menjadikan teman sebaya, guru, atau figur lain sebagai panutan mereka. Meski dalam beberapa kasus ini bisa berdampak positif, sering kali anak yang terlalu mencari figur pengganti ayah memiliki kecenderungan untuk mudah terpengaruh oleh pengaruh buruk.
Anak yang tidak mendapatkan dukungan dan arahan dari ayahnya bisa merasa kehilangan arah, sehingga mereka mencari sosok yang bisa memenuhi kebutuhan emosional tersebut.
Hal ini tentunya bisa membahayakan jika mereka terpengaruh oleh teman atau lingkungan yang negatif.
6. Rentan terhadap Penyimpangan Perilaku
Kurangnya kehadiran dan perhatian ayah dalam kehidupan anak laki-laki juga bisa berujung pada penyimpangan perilaku.
Anak yang merasa diabaikan cenderung memiliki kecenderungan untuk mencari perhatian melalui cara-cara yang tidak sehat, seperti terlibat dalam perkelahian, penyalahgunaan narkoba, atau aktivitas yang berisiko lainnya.