Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Prosedur Pemusnahan Obat Apotek Sesuai Aturan Terbaru

×

Prosedur Pemusnahan Obat Apotek Sesuai Aturan Terbaru

Sebarkan artikel ini
Prosedur Pemusnahan Obat Apotek Sesuai Aturan Terbaru

plbnews.web.id – Pemusnahan obat yang benar dan aman merupakan prosedur penting dalam pengelolaan apotek. Selain menjaga lingkungan, prosedur ini juga melindungi masyarakat dari potensi penyalahgunaan obat-obatan. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang tata cara pemusnahan obat di apotek, berdasarkan regulasi terkini dan praktik terbaik.

Landasan Hukum

Proses pemusnahan obat di apotek diatur secara ketat dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Peraturan ini mewajibkan untuk melaksanakannya selain narkotika dan psikotropika dilakukan oleh apoteker yang berwenang, disaksikan oleh tenaga kefarmasian lain yang memiliki surat izin praktik atau surat izin kerja.

Pemusnahan obat yang tidak layak edar, baik karena kadaluarsa, rusak, atau tidak memenuhi standar kualitas, memiliki beberapa tujuan penting:

  1. Melindungi Kesehatan Masyarakat: Obat yang tidak layak edar dapat berbahaya jika dikonsumsi, menyebabkan efek samping yang merugikan kesehatan.
  2. Mencegah Penyalahgunaan: Obat-obatan yang tidak dimusnahkan dengan benar berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
  3. Menjaga Lingkungan: Beberapa jenis obat mengandung bahan kimia yang dapat mencemari lingkungan jika tidak ditangani dengan tepat.

Prosedur di Apotek

Prosedur pemusnahan obat di apotek harus mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Identifikasi dan Pemisahan:

    • Identifikasi obat-obatan yang akan dimusnahkan, termasuk jenis, jumlah, dan alasan pemusnahan.
    • Pisahkan obat-obatan berdasarkan jenisnya (tablet, puyer, salep, dll.) untuk memudahkan proses pemusnahan.
  2. Penghancuran Obat:

    • Keluarkan obat dari kemasan aslinya.
    • Hancurkan obat menggunakan alat penghancur atau metode lain yang sesuai, seperti menggerus atau melarutkan.
    • Untuk obat cair, tuang ke dalam wadah yang sesuai dan campur dengan air atau bahan penyerap lainnya.
  3. Pencampuran dengan Bahan Penyerap:

    • Campurkan obat yang sudah hancur dengan bahan penyerap seperti air, ampas kopi, atau tanah.
    • Pastikan campuran tersebut cukup kental agar tidak mudah bocor atau tumpah.
  4. Penyimpanan dan Pembuangan: