Senada dengan itu, Sahdan (39) menilai pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti bahwa kerja sama antara TNI dan masyarakat mampu menghasilkan perubahan nyata.
“Kami melihat sendiri bagaimana TNI tidak hanya memberi arahan, tetapi ikut bekerja bersama warga. Kebersamaan seperti ini membuat kami semakin bersemangat. Semoga jembatan ini segera rampung dan membawa manfaat besar bagi seluruh masyarakat,” tutur Sahdan.
Dengan progres pembangunan yang terus menunjukkan perkembangan positif, pemasangan tiang pilon menjadi penanda bahwa Jembatan Perintis Garuda semakin mendekati tahap penyelesaian. Ke depan, jembatan ini diharapkan menjadi jalur strategis yang mempercepat konektivitas wilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus menjadi monumen kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam membangun negeri dari desa.













