Selain itu, kebijakan privasi, regulasi, dan masalah teknis dalam mengembangkan browser yang benar-benar mampu bersaing juga akan menjadi hal-hal yang perlu diperhatikan oleh OpenAI.
Namun, dengan strategi yang tepat dan inovasi yang berfokus pada kecerdasan buatan, bukan tidak mungkin browser OpenAI akan menjadi pesaing yang serius bagi Google Chrome dalam beberapa tahun ke depan.
Waktu akan memberi tahu apakah langkah berani ini akan membuahkan hasil atau justru menghadirkan tantangan yang terlalu besar.
Langkah OpenAI untuk memasuki pasar peramban web berbasis AI adalah sebuah sinyal kuat bahwa industri teknologi sedang memasuki era baru. Browser berbasis kecerdasan buatan memiliki potensi untuk mengubah cara kita berinteraksi dengan internet, dan dengan pengawasan ketat terhadap Google, OpenAI bisa saja mengambil keuntungan dari situasi ini.
Di tengah ketatnya persaingan dan tekanan regulasi, OpenAI mungkin bisa menghadirkan alternatif yang tidak hanya lebih pintar, tetapi juga lebih ramah pengguna, menawarkan masa depan internet yang lebih cerdas dan terfokus pada privasi.