Binkam

Program Ketahanan Pangan Polsek Labuapi Sasar Pekarangan

×

Program Ketahanan Pangan Polsek Labuapi Sasar Pekarangan

Sebarkan artikel ini
Program Ketahanan Pangan Polsek Labuapi Sasar Pekarangan

“Kami menginstruksikan kepada seluruh jajaran, khususnya Bhabinkamtibmas di Desa Labuapi, untuk terus mendampingi warga dalam menyukseskan program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional. Melalui program ini, kami mengajak masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan lahan pekarangan kosong milik mereka sendiri,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangan resminya.

Fokus Komoditas: Sayuran, Cabai, dan Buah-buahan

Dalam giat tersebut, Bhabinkamtibmas menekankan pada penanaman jenis tanaman jangka pendek dan menengah yang sering mengalami fluktuasi harga di pasar, seperti cabai dan berbagai jenis sayuran hijau. Selain itu, warga juga didorong untuk menanam buah-buahan yang sesuai dengan karakteristik tanah di wilayah Labuapi.

“Kami ingin warga bisa merasakan langsung manfaatnya. Bayangkan jika setiap rumah memiliki tanaman cabai, tomat, dan sayuran di polibag atau lahan kecilnya, tentu pengeluaran rumah tangga bisa ditekan. Lebih dari itu, apa yang dikonsumsi jauh lebih sehat karena ditanam sendiri tanpa bahan kimia berlebih,” tambah Iptu I Nyoman Rudi Santosa.

Kesadaran kolektif ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat desa. Dengan adanya pendampingan rutin dari pihak kepolisian, warga merasa lebih termotivasi karena mendapatkan dukungan langsung dari aparat negara.

Dampak Positif Bagi Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat

Pemanfaatan lahan pekarangan bukan hanya soal mencukupi kebutuhan perut, melainkan juga bagian dari upaya pencegahan stunting melalui penyediaan bahan pangan bergizi secara mandiri. Artikel ini menyoroti bahwa keterlibatan aktif Polri dalam sektor pertanian rakyat menunjukkan komitmen instansi tersebut dalam mengayomi masyarakat di berbagai lini kehidupan.

Respon masyarakat Desa Labuapi sejauh ini terpantau sangat positif. Beberapa warga mulai menyiapkan media tanam di halaman rumah mereka setelah mendapatkan edukasi dari petugas. Polsek Labuapi berharap inisiatif ini dapat menular ke desa-desa lainnya di wilayah Lombok Barat, sehingga target ketahanan pangan nasional dapat tercapai mulai dari unit terkecil, yaitu keluarga.

Melalui sinergi yang kuat antara Bhabinkamtibmas dan warga, Desa Labuapi diproyeksikan menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam hal kemandirian pangan berbasis komunitas. Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi antara petugas dan petani mengenai kendala yang dihadapi di lapangan, sebagai bahan evaluasi untuk langkah pendampingan berikutnya.

Humanis dan Persuasif, Polres Dompu Selesaikan Aksi Protes Warga Melalui Dialog Dompu, 14 Juli 2026 – Polres Dompu melalui Polsek Woja bergerak cepat merespons aksi protes yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat di Lingkungan Dore, tepatnya di depan Apotek Ilham dan Cabang PDAM Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, pada Sabtu (11/7/2026) malam. Aksi tersebut dilakukan oleh keluarga korban bersama warga yang menuntut percepatan penanganan dua perkara yang telah dilaporkan ke Polres Dompu, yakni dugaan pelemparan terhadap Muh. Julfikar alias Memet serta dugaan penganiayaan terhadap Imam Hambali alias Jery. Menindaklanjuti aksi tersebut, Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan, S.H., bersama personel segera mendatangi lokasi untuk melakukan dialog dan negosiasi dengan perwakilan keluarga korban. Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa kedua perkara masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polres Dompu sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pihak keluarga juga diimbau agar memberikan kesempatan kepada penyidik untuk mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, serta mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut. Selanjutnya, Kabag Ops Polres Dompu AKP Sudirman, S.H., M.M., bersama penyidik Satreskrim Polres Dompu didampingi Kapolsek Woja menemui keluarga kedua korban secara bergantian untuk memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara. Polisi juga meminta dukungan masyarakat apabila memiliki informasi atau saksi yang dapat membantu proses penyelidikan, termasuk upaya pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Setelah menerima penjelasan tersebut, keluarga korban bersama masyarakat memahami proses hukum yang sedang berjalan dan memberikan waktu kepada penyidik untuk bekerja secara profesional. Blokade jalan kemudian dibuka kembali sehingga arus lalu lintas kembali normal, aman, dan lancar. Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa Polres Dompu memahami harapan keluarga korban agar perkara dapat segera terungkap. Namun demikian, setiap penanganan perkara pidana harus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum. “Kami mengapresiasi sikap masyarakat yang tetap mengedepankan komunikasi dan menerima penjelasan yang telah disampaikan. Polres Dompu berkomitmen menangani setiap laporan secara serius, profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan,” ujar IPTU Nyoman. Polres Dompu menegaskan akan terus mengoptimalkan proses penyelidikan terhadap kedua perkara tersebut hingga memperoleh bukti yang cukup untuk mengungkap pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di wilayah Kabupaten Dompu. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Binkam

Polres Dompu menegaskan akan terus mengoptimalkan proses penyelidikan…