Lombok Barat, NTB – Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjadi prioritas utama jajaran kepolisian di wilayah Lombok Barat, terutama pada jam-jam rawan terjadinya tindak kriminalitas. Menanggapi hal tersebut, Polsek Gerung secara konsisten menggelar patroli terjadwal untuk memantau situasi di sepanjang jalur vital Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) 1 dan BIL 2. Langkah preventif ini dilakukan guna memastikan keselamatan pengguna jalan serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Polres Lombok Barat.
Komitmen Menjaga Keamanan di Jalur Strategis
Pada Selasa dini hari, 21 April 2026, personel Polsek Gerung kembali menyisir sepanjang jalur Bypass BIL. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 02.00 WITA hingga menjelang subuh pukul 05.00 WITA ini difokuskan pada pengawasan area-area yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas maupun pengguna jalan yang melintasi jalur penghubung utama tersebut.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, menegaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari strategi besar kepolisian dalam memelihara stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, jalur Bypass BIL merupakan urat nadi transportasi yang harus mendapatkan perhatian khusus, terutama pada waktu-waktu sepi di mana risiko kejahatan cenderung meningkat.
“Kami berkomitmen penuh untuk terus menjaga dan memelihara situasi Kamtibmas agar tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Gerung. Patroli terjadwal ini menyasar sepanjang jalur Bypass BIL 1 dan BIL 2 sebagai langkah proaktif kami dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar AKP Lale Dewi Lungit Tanauran dalam keterangannya.
Personel yang Bertugas dan Mekanisme Pengawasan
Pelaksanaan patroli dini hari tersebut dipimpin langsung oleh PS. KASPK II, AIPTU Eko Priyanto, dengan didampingi oleh tim piket jaga yang terdiri dari AIPDA MD Surya Adnyana dan WYN Pujana. Tidak hanya dari unit operasional, pengawasan internal juga diperketat dengan kehadiran Piket Propam, AIPDA M Hidayatullah, untuk memastikan seluruh prosedur penugasan dijalankan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kepolisian.
Tim gabungan ini melakukan pemantauan secara mendalam terhadap situasi dan kondisi di sepanjang jalur. Petugas tidak hanya sekadar melintas, tetapi juga melakukan pemantauan terhadap interaksi pengguna jalan serta masyarakat yang berada di sekitar jalur tersebut. Komunikasi dua arah seringkali dilakukan oleh petugas untuk memberikan imbauan secara humanis kepada warga agar tetap waspada dan segera melaporkan jika menemui hal-hal yang mencurigakan.
Pengawasan intensif ini mencakup identifikasi kendaraan yang terparkir di bahu jalan tanpa alasan yang jelas, serta pengecekan titik-titik penerangan jalan yang minim. Fokus utama dari kegiatan ini adalah meminimalisir ruang gerak para pelaku kejahatan yang sering memanfaatkan kelengahan masyarakat pada dini hari.












