Binkam

Polri dan Muspika Sulap Wajah Pantai Locco Senggigi Jadi Lebih Asri Pagi Ini

×

Polri dan Muspika Sulap Wajah Pantai Locco Senggigi Jadi Lebih Asri Pagi Ini

Sebarkan artikel ini
Sinergi Tanpa Batas: Saat Aparat dan Pemda Bahu-Membahu Pastikan Pantai Locco Bebas Sampah

LOMBOK BARAT – Kawasan wisata Senggigi terus bersolek demi mempertahankan daya tariknya sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Lombok Barat. Pada Jumat pagi, 24 April 2026, puluhan personel kepolisian bersama unsur Muspika Kecamatan Batulayar dan instansi terkait Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Barat menggelar aksi gotong royong massal di sepanjang pesisir Pantai Locco hingga area Hotel Merumata.

Kegiatan ini dimulai tepat pukul 07.00 WITA dengan menyasar tumpukan sampah organik maupun plastik yang kerap terbawa arus laut atau ditinggalkan oleh pengunjung. Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung program Pemerintah Daerah dalam menciptakan destinasi wisata yang bersih, nyaman, dan berdaya saing internasional.

Komitmen Polri dalam Menjaga Kebersihan Destinasi Wisata

Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), tetapi juga aktif dalam mendukung roda ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. Keterlibatan personel Polsek Batulayar yang terjun langsung ke bibir pantai menjadi bukti nyata sinergitas antara aparat dan masyarakat.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk dukungan penuh kepolisian terhadap program-program strategis Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

“Kami dari jajaran Polsek Batulayar mengerahkan personel yang telah ter-sprin (tercatat dalam surat perintah) untuk bahu-membahu bersama unsur Muspika dan instansi Pemda. Tujuannya jelas, yakni memastikan Pantai Locco sebagai salah satu ikon wisata Senggigi tetap dalam kondisi asri dan bersih dari sampah,” ujar AKP I Putu Krisna Varananda di sela-sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi lingkungan yang bersih secara langsung akan berdampak pada tingkat kunjungan wisatawan. Menurutnya, rasa nyaman wisatawan bermula dari lingkungan yang tertata rapi dan bebas dari limbah.

Sinergi Lintas Sektoral dan Partisipasi Masyarakat

Aksi gotong royong ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari personel kepolisian, perwakilan kecamatan, hingga petugas kebersihan dari dinas terkait. Fokus utama pembersihan mencakup area pasir pantai hingga jalur pedestrian yang sering dilalui pelancong. Dengan peralatan lengkap, para peserta aksi mengumpulkan sampah yang kemudian diangkut menggunakan kendaraan operasional dinas kebersihan untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Langkah kolektif ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat sekitar dan para pelaku usaha wisata untuk lebih peduli terhadap ekosistem pantai. Keberlanjutan pariwisata di Senggigi sangat bergantung pada bagaimana pemangku kepentingan menjaga aset alam yang ada. Tanpa adanya kesadaran bersama, upaya promosi wisata yang masif akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan pemeliharaan lingkungan yang mumpuni.

Sesuai dengan visi Pemda Lombok Barat, menjadikan kawasan wisata yang “Bersih dan Unggul” memerlukan konsistensi. Kegiatan yang berlangsung di Pantai Locco hingga Hotel Merumata ini menjadi proyek percontohan bagaimana koordinasi yang baik antara Polri dan pemerintah daerah dapat memberikan dampak instan yang positif bagi ruang publik.