LOMBOK BARAT – Kawasan wisata Pantai Senggigi tetap menjadi fokus utama pengamanan kepolisian guna memastikan kenyamanan bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Memasuki akhir pekan pada Sabtu, 25 April 2026, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Lombok Barat menyiagakan personelnya untuk melakukan pengawasan ketat serta memberikan edukasi langsung kepada masyarakat di pesisir pantai.
Langkah preventif ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di salah satu destinasi ikonik Pulau Lombok tersebut. Berdasarkan pantauan di lapangan, personel kepolisian tidak hanya berjaga di pos, tetapi juga aktif menyisir bibir pantai dan area dermaga untuk memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan laut.
Sinergi Polisi dan Masyarakat Melalui Program Polmas
Dalam menjalankan tugasnya, Sat Polairud mengedepankan pendekatan humanis melalui program Pemolisian Masyarakat (Polmas). Sejak pagi hari, anggota piket yang bertugas di Pos Polairud Senggigi telah berinteraksi langsung dengan para pengunjung dan pedagang setempat. Fokus utama dalam dialog tersebut adalah mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan diri selama beraktivitas di area pantai.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud, AKP L. Nursidi, menyampaikan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif. Menurutnya, kerja sama antara petugas dan pengunjung sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan lingkungan pantai yang menjadi daya tarik utama wisata Senggigi.
“Pada pukul 10:45 WITA sampai dengan selesai, anggota piket Sat Polairud Pos Senggigi Polres Lobar telah melaksanakan pemberian imbauan kepada pengunjung maupun pedagang. Kami menekankan agar semua pihak menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh petugas kebersihan,” ujar AKP L. Nursidi dalam keterangan resminya.
Selain masalah kebersihan, aspek keselamatan menjadi prioritas yang tak kalah penting. Petugas secara aktif mengingatkan para orang tua yang membawa anak-anak untuk tetap waspada dan tidak lengah saat buah hati mereka bermain di tepi pantai atau mandi di laut. Cuaca dan kondisi arus laut yang bisa berubah sewaktu-waktu menuntut kewaspadaan ekstra dari para pendamping.
Patroli Rutin Antisipasi Tindak Kriminalitas 3C
Selain edukasi, Sat Polairud juga memperketat pengawasan melalui patroli rutin di seputaran garis pantai dan dermaga Senggigi. Patroli ini menyasar titik-titik keramaian yang rawan terhadap tindakan kriminalitas, khususnya tindak pidana 3C (Pencurian dengan Pemberatan, Pencurian dengan Kekerasan, dan Pencurian Kendaraan Bermotor).
Anggota jaga Pos Polairud Senggigi melakukan penyisiran secara berkala di sekitar area pos dan lokasi parkir kendaraan untuk meminimalisir niat jahat pelaku kriminal. Sejauh ini, situasi di kawasan tersebut dilaporkan tetap aman dan terkendali tanpa adanya laporan mengenai kejadian yang menonjol. Berdasarkan laporan Sitkamtibmas per Sabtu (25/4), tidak ditemukan adanya aktivitas ilegal maupun kecelakaan laut di wilayah tersebut.
“Anggota jaga pos Airud Senggigi secara konsisten melaksanakan patroli di seputaran pantai dan dermaga guna mengantisipasi 3C dan kejahatan lainnya. Kami bersyukur hingga saat ini laporan mengenai kecelakaan laut, illegal fishing, people smuggling, hingga penggunaan bom ikan terpantau nihil,” lanjut AKP L. Nursidi.












