Binkam

Aksi Nyata Satpolairud Polres Lombok Barat: Jaga Pantai Cemara Tetap Aman dan Nyaman Bagi Wisatawan

×

Aksi Nyata Satpolairud Polres Lombok Barat: Jaga Pantai Cemara Tetap Aman dan Nyaman Bagi Wisatawan

Sebarkan artikel ini
Satpolairud Polres Lombok Barat Amankan Pantai Cemara

Lombok Barat, NTB – Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah perairan hukum Polres Lombok Barat terus menjadi prioritas utama guna menjamin kenyamanan masyarakat serta kelancaran aktivitas ekonomi di sektor pelabuhan. Pada Minggu, 26 April 2026, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lombok Barat melaporkan situasi yang kondusif di sepanjang garis pantai dan area vital pelabuhan. Langkah preventif melalui patroli jalan kaki dan pendekatan persuasif menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah tersebut.

Upaya ini dilakukan di tengah kondisi cuaca yang mendukung aktivitas maritim di wilayah Lembar dan sekitarnya. Pengawasan yang ketat dilakukan bukan hanya untuk menekan angka kriminalitas, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif antara petugas dan masyarakat pesisir dalam menjaga ekosistem serta ketertiban lingkungan.

Sinergi Personel dalam Patroli Dialogis di Pantai Cemara

Kegiatan pengamanan yang dipusatkan di sekitar Pantai Cemara diawali dengan patroli jalan kaki oleh anggota piket Pos Airud Lembar. Fokus utama dari pergerakan personel di lapangan adalah untuk mengantisipasi potensi tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selain itu, patroli ini bertujuan memberikan rasa aman bagi para pengguna jasa pelabuhan yang kerap melintasi kawasan tersebut.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud, AKP L. Nursidi, menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat pesisir merupakan bentuk pelayanan prima untuk memastikan tidak ada celah bagi pelaku kejahatan.

“Anggota jaga pos airud lembar melaksanakan patroli jalan kaki dan patroli dialogis di seputaran pantai Cemara guna mencegah terjadinya 3 C dan kejahatan lainnya serta memberi rasa aman bagi para pengguna jasa pelabuhan,” ujar AKP L. Nursidi dalam keterangan resminya.

Pendekatan dialogis yang dilakukan petugas terbukti efektif dalam menyerap aspirasi dan informasi langsung dari lapangan. Dengan berkomunikasi secara humanis, petugas dapat memetakan potensi kerawanan secara lebih dini sebelum berkembang menjadi gangguan nyata.

Penguatan Polmas dan Edukasi Kebersihan Lingkungan Pesisir

Selain aspek keamanan fisik, Satpolairud Polres Lombok Barat juga mengedepankan program Pemolisian Masyarakat (Polmas). Anggota di lapangan secara aktif menyambangi para pengunjung pantai dan pedagang lokal yang menggantungkan hidup di area wisata Pantai Cemara Lembar. Fokus pembicaraan dalam Polmas kali ini mencakup dua aspek penting, yaitu keamanan mandiri dan kebersihan lingkungan.

Edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan pantai menjadi sorotan, mengingat Pantai Cemara merupakan salah satu aset wisata yang harus dijaga kelestariannya. Para pedagang diimbau untuk mengelola sampah dengan baik agar tidak mencemari laut, sementara pengunjung diingatkan untuk tetap waspada terhadap barang bawaan mereka.

AKP L. Nursidi menambahkan bahwa kerja sama antara masyarakat dan Polri adalah pondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang harmonis. Menurutnya, kesadaran pedagang dan pengunjung dalam menjaga ketertiban akan sangat membantu tugas kepolisian di lapangan.

“Anggota melaksanakan polmas kepada para pengunjung dan pedagang untuk sama-sama menjaga kebersihan dan keamanan di areal pantai Cemara lembar,” tambahnya.