Memastikan Stabilitas Stok dan Distribusi LPG 3 Kg
Salah satu poin penting dalam kegiatan patroli kali ini adalah upaya memantau ketersediaan stok Liquefied Petroleum Gas (LPG), terutama varian 3 kilogram yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat kecil. Berdasarkan koordinasi dengan staf administrasi di SPBE Labuan Lembar, pihak kepolisian mendapatkan kepastian bahwa pasokan gas sejauh ini masih dalam kategori aman dan mencukupi.
Data yang dihimpun dari pihak admin menunjukkan bahwa tidak ada indikasi kelangkaan gas di wilayah Lombok Barat. Proses pendistribusian dari SPBE menuju agen-agen resmi terpantau berjalan normal sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hal ini sekaligus menepis isu-isu miring mengenai tersendatnya pasokan energi yang sering kali memicu kepanikan di tingkat konsumen.
“Berdasarkan hasil koordinasi kami dengan pegawai administrasi di lokasi, informasi yang kami terima menunjukkan bahwa pendistribusian LPG ke agen-agen masih dalam keadaan normal. Tidak ada kelangkaan LPG 3 kg, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir secara berlebihan,” jelas Iptu Eko Nugroho mempertegas situasi di lapangan.
Komitmen Polri dalam Pelayanan Masyarakat
Patroli preventif ini merupakan bagian dari kalender kamtibmas rutin yang dilaksanakan oleh Polres Lombok Barat. Melalui pendekatan yang humanis namun tetap tegas, Polri berupaya menghilangkan celah bagi para pelaku tindak kriminal yang ingin memanfaatkan kelengahan di area objek vital.
Dengan terciptanya situasi yang aman di area SPBE, diharapkan roda ekonomi masyarakat di Kabupaten Lombok Barat dapat terus berputar tanpa gangguan distribusi energi. Sat Samapta Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus menyisir titik-titik rawan lainnya di wilayah Lembar dan sekitarnya guna memastikan bahwa kehadiran negara melalui institusi Polri dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh setiap lapisan masyarakat.
Kegiatan yang berakhir dengan situasi aman dan terkendali ini menjadi bukti nyata bahwa langkah preventif jauh lebih efektif dalam menjaga stabilitas daerah dibandingkan langkah represif setelah gangguan terjadi. Polres Lombok Barat pun mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar objek vital maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.












