LOMBOK BARAT – Kepolisian Sektor (Polsek) Kuripan, Polres Lombok Barat, terus mengintensifkan upaya preventif guna menjaga kondusivitas wilayah, terutama pada jam-jam rawan dini hari. Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) atau yang populer dengan sebutan Patroli Blue Light, yang menyasar jalur strategis Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) 1 dan BIL 2.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) ini dilakukan mulai pukul 02.00 WITA hingga menjelang subuh pukul 05.00 WITA. Fokus utama petugas adalah memitigasi potensi tindak kriminalitas serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lainnya yang kerap memanfaatkan kelengahan situasi di malam hari.
Antisipasi Kriminalitas dan Aksi Balap Liar
Jalur BIL 1 dan BIL 2 merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan Kabupaten Lombok Barat dengan wilayah lainnya. Kondisi jalan yang lurus dan lebar sering kali disalahgunakan oleh oknum pemuda untuk melakukan aksi balap liar, serta menjadi area rawan bagi tindak pidana 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor).
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kuripan, Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H., menegaskan bahwa patroli panjang ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Penempatan personel di lapangan pada jam-jam kecil bertujuan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.
“Kami melaksanakan patroli panjang sesuai dengan pembagian waktu yang telah ditentukan di sepanjang jalur BIL 1 dan BIL 2. Kehadiran personel di lapangan secara visual dengan lampu biru yang menyala diharapkan dapat memberikan efek cegah atau deteren terhadap niat para pelaku kriminalitas maupun remaja yang hendak melakukan balap liar,” ujar Ipda I Wayan Eka Ariyana.
Penugasan Personel dan Wilayah Jangkauan
Dalam pelaksanaan tugas kali ini, Polsek Kuripan menurunkan tim yang dipimpin oleh KaSPK III, Aipda Ida Bagus Permana K., bersama sejumlah personel lainnya yakni Aipda Muhitudin dari fungsi Propam, serta Aipda Lalu Muhammad Zarki dan Aipda Juwaini dari fungsi Samapta. Kolaborasi lintas fungsi ini memastikan pengawasan berjalan maksimal, baik secara operasional maupun kedisiplinan personel di lapangan.
Rute patroli mencakup area yang cukup luas, mulai dari perbatasan Kabupaten Lombok Barat dengan Kabupaten Lombok Tengah, hingga ke titik Tembolak Pelangi yang merupakan perbatasan antara Kecamatan Labuapi dengan Kota Mataram. Petugas menyisir setiap sudut jalan umum yang dianggap memiliki kerawanan tinggi.
Ipda I Wayan Eka Ariyana menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar melintas, namun juga memantau setiap pergerakan yang mencurigakan di sepanjang jalur utama tersebut.












