LOMBOK BARAT – Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Lombok Barat terus berkomitmen dalam membina generasi muda agar memiliki karakter yang kuat dan kesadaran hukum yang tinggi. Pada Sabtu, 9 Mei 2026, Polres Lombok Barat melalui jajaran Sat Binmas menggelar kegiatan orientasi dan pembinaan bagi anggota Saka Bhayangkara Pangkalan Sekotong. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk mencetak kader-kader muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Mako Polsek Sekotong, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat ini dimulai pada pukul 09.00 WITA. Atmosfer semangat tampak menyelimuti para peserta yang terdiri dari pembina dan puluhan anggota Saka Bhayangkara yang antusias mengikuti setiap arahan dari para instruktur kepolisian.
Penguatan Karakter Generasi Muda Melalui Saka Bhayangkara
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas, Iptu Muh. Mahrip, menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari agenda rutin kepolisian dalam merangkul elemen pemuda. Menurutnya, Saka Bhayangkara adalah wadah pendidikan kebhayangkaraan yang sangat efektif untuk menanamkan disiplin serta nilai-nilai patriotisme sejak dini.
Dalam pelaksanaan di lapangan, kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Bintibsos Ipda Rusdin, didampingi oleh Aiptu I Made Indra S dan Aipda Alimudin. Tim dari Sat Binmas ini memberikan materi yang komprehensif, mulai dari pengenalan struktur organisasi hingga peran nyata yang bisa diambil oleh para pramuka di tengah masyarakat.
Iptu Muh. Mahrip menyampaikan pesan penting terkait tujuan besar dari kegiatan orientasi ini. Beliau menekankan bahwa tantangan zaman bagi generasi muda saat ini semakin kompleks, sehingga diperlukan pondasi moral yang kokoh.
“Kami melaksanakan giat orientasi dan pembinaan Anggota Saka Bhayangkara Pangkalan Sekotong ini dengan tujuan utama mengenalkan program-program unggulan melalui krida-krida yang ada. Kami ingin meningkatkan kesadaran generasi muda dalam mengisi kemerdekaan melalui hal-hal positif, sekaligus menjadikan mereka sebagai pelopor kesadaran Kamtibmas di kalangan pelajar,” ujar Iptu Muh. Mahrip saat memberikan keterangan resmi.
Mengenal Krida dalam Saka Bhayangkara
Materi orientasi difokuskan pada pengenalan empat krida utama yang ada dalam Saka Bhayangkara, yakni Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas), Krida Lalu Lintas (Lantas), Krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana (PPB), serta Krida Tindak Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). Dengan memahami keempat krida ini, para anggota diharapkan memiliki keterampilan dasar dalam membantu tugas-tugas kepolisian di level yang paling sederhana.
Ipda Rusdin dalam arahannya di hadapan para peserta menjelaskan bahwa menjadi anggota Saka Bhayangkara bukan sekadar mengenakan atribut kepramukaan semata. Lebih dari itu, ada tanggung jawab moral untuk menjadi teladan bagi rekan sebaya, terutama dalam menjauhi perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, hingga pelanggaran lalu lintas.
Narasi yang dibangun dalam pembinaan ini mengalir pada pentingnya peran aktif pemuda dalam pembangunan daerah. Mengingat wilayah Sekotong merupakan daerah yang memiliki potensi wisata yang besar, kehadiran pemuda yang sadar akan ketertiban diyakini akan memberikan citra positif bagi wisatawan yang berkunjung.












