Binkam

Aksi Nyata Bhabinkamtibmas Desa Sandik Ubah Pekarangan Jadi Lumbung Pangan untuk Swasembada Pangan Nasional

×

Aksi Nyata Bhabinkamtibmas Desa Sandik Ubah Pekarangan Jadi Lumbung Pangan untuk Swasembada Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Edukasi Swasembada Pangan Bhabinkamtibmas di Batulayar

BATULAYAR – Langkah nyata dalam mendukung program strategis nasional terkait swasembada pangan terus diperkuat hingga ke level akar rumput. Pada Minggu (10/5/2026), personel Bhabinkamtibmas Desa Sandik menggelar kegiatan sambang silaturahmi produktif yang menyasar para petani dan warga di Dusun Tato Barat, Desa Sandik, Kecamatan Batulayar. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan upaya masif kepolisian dalam mengedukasi warga mengenai pentingnya kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.

Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat tani ini menjadi krusial di tengah tantangan ekonomi global yang fluktuatif. Dengan memaksimalkan potensi sumber daya lokal, Desa Sandik diharapkan mampu menjadi salah satu penopang kedaulatan pangan di wilayah Lombok Barat. Personel di lapangan secara aktif berinteraksi dengan warga untuk memberikan motivasi serta solusi praktis dalam pengelolaan lahan pertanian yang efisien.

Penguatan Ketahanan Pangan Melalui Edukasi Strategis

Dalam kunjungan tersebut, fokus utama yang ditekankan adalah mengenai optimalisasi lahan tidur yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Petugas di lapangan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melihat setiap jengkal tanah, termasuk pekarangan rumah, sebagai aset yang dapat menghasilkan nilai ekonomis dan menyediakan kebutuhan gizi keluarga secara mandiri.

Pendekatan yang dilakukan personel Polri kali ini menyentuh aspek teknis dan psikologis. Selain memberikan rasa aman, kehadiran polisi di tengah ladang warga berfungsi sebagai katalisator pembangunan desa. Warga didorong untuk tidak lagi membiarkan lahan mereka kosong, melainkan mengisinya dengan tanaman produktif yang memiliki masa panen singkat namun berdampak besar pada ketersediaan pangan harian.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas saat ini telah bertransformasi menjadi pendamping setia masyarakat dalam berbagai lini pembangunan, termasuk sektor pertanian.

“Kami mengarahkan seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk terjun langsung mendampingi warga dalam mengelola potensi pertanian di lingkungannya. Hal ini merupakan tindak lanjut nyata untuk mendukung program pemerintah dalam mempercepat swasembada pangan nasional dari tingkat dusun,” ujar AKP I Putu Krisna Varananda.

Fokus Budidaya Hortikultura dan Kemandirian Ekonomi

Lebih lanjut, dalam giat sambang tersebut, masyarakat Dusun Tato Barat diarahkan untuk fokus pada budidaya tanaman hortikultura. Jenis tanaman seperti cabai, tomat, terong, dan sawi menjadi prioritas karena selain perawatannya yang relatif mudah, komoditas ini juga seringkali mengalami fluktuasi harga di pasar yang dapat membebani pengeluaran rumah tangga jika tidak diproduksi secara mandiri.

Penggunaan media tanam polibag menjadi salah satu solusi yang ditawarkan bagi warga yang memiliki keterbatasan lahan luas. Dengan metode ini, tidak ada alasan bagi warga untuk tidak bercocok tanam. Edukasi mengenai pengolahan lahan dan teknik perawatan tanaman pun disampaikan secara mengalir, menciptakan ruang diskusi yang hangat antara petugas dan petani di lokasi.

AKP I Putu Krisna Varananda menambahkan bahwa pengawasan dan pendampingan ini akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan hasil yang maksimal bagi masyarakat.