Binkam

Penyeberangan Lembar-Padangbai Makin Ketat, Polisi Periksa Kendaraan Sebelum Masuk Kapal

×

Penyeberangan Lembar-Padangbai Makin Ketat, Polisi Periksa Kendaraan Sebelum Masuk Kapal

Sebarkan artikel ini
Keamanan Pelabuhan Lembar Diperketat Jelang Penyeberangan
Keamanan Pelabuhan Lembar Diperketat Jelang Penyeberangan

“Kami mengimbau kepada seluruh penumpang agar selalu waspada terhadap barang bawaan masing-masing dan mengikuti seluruh aturan yang berlaku di atas kapal. Kedisiplinan pengguna jasa dalam mengikuti antrean dan mematuhi instruksi petugas adalah kunci keselamatan pelayaran kita bersama,” tambah Iptu Imran.

Detail Manifest Muatan KMP Sindu Dwi Tama

Berdasarkan data yang dihimpun dari otoritas terkait pada keberangkatan kali ini, KMP Sindu Dwi Tama tercatat mengangkut puluhan unit kendaraan dengan berbagai klasifikasi golongan. Secara rinci, kapal membawa total 39 orang penumpang yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Padangbai.

Untuk sektor kendaraan, dominasi masih dipegang oleh kendaraan roda dua atau golongan II sebanyak 25 unit. Selain itu, terdapat kendaraan golongan IV.A (kendaraan penumpang pribadi) sebanyak 3 unit, serta golongan IV.B (kendaraan barang kecil) sebanyak 2 unit. Untuk angkutan logistik yang lebih besar, tercatat ada 5 unit kendaraan golongan V.B, 4 unit kendaraan golongan VI.B, serta 2 unit kendaraan besar golongan VII.

Keberagaman jenis muatan ini memerlukan penataan (stowage) yang tepat di atas kapal untuk menjaga keseimbangan atau stabilitas kapal selama berlayar. Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar memastikan bahwa proses pengaturan parkir di dalam car deck dilakukan secara rapi dan aman agar tidak mengganggu operasional kapal saat menghadapi gelombang di perairan Selat Lombok.

Hingga kapal lepas sandar, situasi di Dermaga 1 PT. ASDP Lembar terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya barang berbahaya maupun kendaraan tanpa dokumen yang mencurigakan. Operasi rutin seperti ini diharapkan dapat terus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap keamanan jalur transportasi laut di Nusa Tenggara Barat.