LOMBOK BARAT – Dalam upaya nyata mendukung program prioritas Pemerintah Republik Indonesia terkait kedaulatan dan ketahanan pangan nasional, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi, Polres Lombok Barat, terus mengintensifkan pendampingan kepada masyarakat pedesaan. Langkah ini diwujudkan melalui aksi humanis personel Bhabinkamtibmas Desa Telagawaru yang melaksanakan kegiatan sambang warga sekaligus edukasi agraris pada Rabu, 13 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di tengah hamparan lahan pertanian ini bukan sekadar kunjungan rutin kepolisian, melainkan bentuk dukungan strategis dalam memastikan ketersediaan pangan di tingkat akar rumput tetap terjaga. Kehadiran personel Polri di lapangan bertujuan untuk memberikan motivasi serta pembinaan teknis secara normatif agar masyarakat lebih mandiri dalam mengelola potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan mereka.
Peran Strategis Bhabinkamtibmas dalam Kemandirian Pangan
Dalam pelaksanaannya, personel Bhabinkamtibmas terlihat membaur dengan petani di kawasan pertanian Desa Telagawaru. Di bawah terik matahari dan di antara rimbunnya tanaman jagung yang sedang tumbuh subur, dialog interaktif terjadi dengan hangat. Polri menekankan bahwa ketahanan pangan adalah salah satu pondasi utama kekuatan ekonomi nasional yang harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga dan desa.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa peran Polri saat ini telah bertransformasi tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis pembangunan. Polri memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap program pemerintah yang menyentuh hajat hidup orang banyak, seperti ketahanan pangan, dapat berjalan dengan maksimal di wilayah hukum mereka.
“Kami menginstruksikan seluruh jajaran, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk terjun langsung ke tengah masyarakat. Fokus kita adalah memberikan edukasi mengenai pentingnya kemandirian pangan melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang tersedia. Kami ingin warga merasa didampingi dalam setiap usaha produktif yang mereka jalankan,” ujar Ipda Selamet Riadi saat memberikan keterangan pers.
Optimalisasi Lahan Produktif dan Edukasi Masyarakat
Salah satu poin utama yang disampaikan petugas dalam giat sambang tersebut adalah ajakan kepada lapisan masyarakat untuk memaksimalkan penggunaan lahan. Tidak hanya lahan pertanian yang luas, namun juga pekarangan rumah dan kebun kosong yang selama ini tidak terkelola dengan baik. Polsek Labuapi mendorong warga untuk mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif yang bisa ditanami komoditas pangan cepat panen maupun tanaman hortikultura lainnya.
Upaya ini dipandang sangat efektif untuk menekan ketergantungan masyarakat terhadap pasokan pangan dari luar daerah. Dengan memanfaatkan lahan sekitar secara cerdas, masyarakat diharapkan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi harian secara mandiri. Hal ini secara otomatis akan membantu menjaga stabilitas stok pangan dan menekan angka inflasi di tingkat daerah, yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan ekonomi warga itu sendiri.
Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menambahkan bahwa pendampingan ini dilakukan secara berkelanjutan. Petugas tidak hanya datang untuk memberikan imbauan, tetapi juga mendengarkan keluhan serta kendala yang dihadapi petani di lapangan untuk dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.












