Sumbawa Besar, NTB — Personel Bhabinkamtibmas jajaran Polres Sumbawa terus mengintensifkan kegiatan sambang desa sebagai wujud dukungan terhadap program prioritas pemerintah di sektor ketahanan pangan. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Rhee Loka, AIPDA I Wayan Budi Gunawan, menyapa langsung warga binaannya di Dusun Karang Luar, Desa Rhee Loka, Kecamatan Rhee, Rabu siang (13/05/2026).
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kapolsek Rhee Ipda Romy Octovian Munir, menegaskan bahwa kehadiran personel Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian warga merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendekatkan diri serta mendorong terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Melalui sambang ini, kami memberikan semangat serta dorongan moril kepada para petani agar terus optimis dalam mengelola hasil bumi mereka, yang pada akhirnya akan memperkuat stabilitas pangan di wilayah pedesaan,” ungkapnya.
Dalam kunjungan yang dimulai pukul 11.10 WITA tersebut, AIPDA I Wayan Budi Gunawan menyambangi warga yang sedang memanfaatkan cuaca cerah untuk menjemur biji jagung. Aktivitas penjemuran ini dilakukan guna menurunkan kadar air jagung secara alami sebelum diproses lebih lanjut untuk dijual ke pasar maupun pengepul.
Selain memantau proses pengolahan hasil panen, Bhabinkamtibmas juga berdialog secara humanis untuk mendengarkan aspirasi warga terkait kendala yang dihadapi di lapangan. Kehadiran petugas berseragam di tengah ladang ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para petani saat beraktivitas.
“Kegiatan Sambang Desa ini tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, tetapi juga menjadi media edukasi yang efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).” jelas Kapolsek.
Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, hubungan emosional antara Polri dan warga semakin erat, sehingga setiap potensi gangguan keamanan di desa dapat dideteksi dan dicegah secara dini.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Dusun Karang Luar terpantau aman dan kondusif, mencerminkan sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia Emas melalui swasembada pangan. (Hps)












