Binkam

Cegah Pencurian Ternak Sapi, Polsek Sekotong Patroli Malam

×

Cegah Pencurian Ternak Sapi, Polsek Sekotong Patroli Malam

Sebarkan artikel ini
Polsek Sekotong Tekan Kasus Pencurian Ternak Sapi di Lombok

Sekotong, Lombok Barat – Aparat kepolisian dari Sektor Sekotong terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama pada waktu-waktu yang rawan terjadinya tindak kriminalitas. Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Polsek Sekotong kembali menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Langkah ini diambil sebagai salah satu upaya preventif dalam menekan potensi kasus pencurian ternak sapi yang kerap mencemaskan para peternak di wilayah hukum setempat.

Patroli malam ini difokuskan pada pemukiman penduduk serta area strategis lainnya guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan. Langkah preventif ini diambil demi memberikan ketenangan bagi warga yang sedang beristirahat, sekaligus memastikan situasi di Sekotong tetap berada dalam keadaan aman dan kondusif.

Sasar Kandang Kumpul untuk Cegah Pencurian Ternak Sapi di Dusun Empol

Pada Rabu dini hari, 20 Mei 2026, sekitar pukul 01.10 WITA, personel Kepolisian bergerak menuju Dusun Empol, Desa Persiapan Empol, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Wilayah ini menjadi salah satu prioritas sasaran patroli karena memiliki area kandang kumpul hewan ternak milik warga masyarakat setempat. Keberadaan hewan dalam jumlah besar di satu lokasi sering kali menjadi target empuk aksi pencurian ternak sapi jika tidak diawasi dengan ketat.

Pelaksanaan patroli ini dipimpin langsung oleh Ka SPK I Polsek Sekotong, Aiptu Tri Buana, bersama dengan sejumlah personel jajaran SPK I. Kehadiran para petugas di tengah keheningan malam menjadi bukti kesiapsiagaan Polri dalam melindungi aset bernilai milik masyarakat, seperti hewan peliharaan yang menjadi salah satu penopang ekonomi utama warga Sekotong.

Imbauan Tegas Kapolsek Terkait Modus Pencurian Ternak Sapi

Dalam kesempatan terpisah, Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom, menegaskan bahwa patroli dialogis ini sengaja memaksimalkan interaksi langsung dengan warga yang sedang berjaga. Petugas di lapangan tidak hanya sekadar melintas, melainkan menyambangi langsung para peternak untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas secara tegas namun tetap humanis.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemilik hewan, agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, terutama pada jam-jam rawan terjadinya tindak kriminalitas 3C, yaitu curat, curas, dan curanmor. Selain itu, diperlukan antisipasi khusus dari warga terhadap pergerakan komplotan pencurian ternak sapi,” ujar Iptu I Ketut Suriarta.

Selain mengenai potensi kejahatan, Kapolsek Sekotong juga mengingatkan warga terkait faktor alam yang dapat memengaruhi keselamatan hewan peliharaan mereka.

“Kami juga meminta warga untuk selalu berhati-hati dengan perubahan cuaca yang kapan saja bisa terjadi. Diperlukan sinergi yang kuat antara masyarakat dan aparat Kepolisian untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif,” tambahnya.