Upaya menjaga stabilitas pangan dan mendukung kesejahteraan petani lokal terus digalakkan oleh aparat kepolisian di wilayah Lombok Barat. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui pengawalan ketat terhadap distribusi komoditas strategis agar berjalan tepat sasaran. Langkah ini juga penting untuk menjaga stabilitas harga jagung di tingkat produsen agar tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Pada Selasa, 26 Mei 2026, jajaran Polsek Gerung melaksanakan monitoring sekaligus pendampingan langsung terhadap proses pendistribusian dan penjualan stok jagung milik UD Muzamin Gerung. Komoditas tersebut disalurkan menuju Gudang Jasa Prima Bulog (PT JPLB) NTB yang berlokasi di Dasan Cermen. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses berjalan aman tanpa hambatan logistik di lapangan.
Memastikan Kualitas Komoditas Sesuai Standar Nasional
Dalam kegiatan tersebut, pengawasan dilakukan secara detail, mulai dari pengecekan kuantitas hingga pemenuhan standar mutu yang ketat. Keterlibatan aktif aparat dalam kegiatan ini menjadi bukti kehadiran negara untuk mengawal rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, S.H., menegaskan bahwa pengawasan ini bertujuan memastikan bahwa jagung yang masuk ke gudang Bulog benar-benar memiliki kualitas terbaik. Kesesuaian mutu ini sangat krusial agar komoditas dapat disimpan dalam jangka waktu lama sebagai cadangan strategis. Kualitas yang baik juga akan berpengaruh positif pada ketetapan harga jagung saat diserap oleh lembaga pemerintah.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh proses distribusi ini berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai dengan prosedur yang ada. Penjualan stok jagung dari UD Muzamin Gerung ke Gudang Jasa Prima Bulog ini adalah bagian dari komitmen bersama dalam menjaga rantai pasok pangan tetap sehat,” ujar AKP Lale Dewi Lungit Tanauran.
Penyaluran Belasan Ton Jagung Berkadar Air Ideal
Berdasarkan data teknis di lapangan, total volume jagung yang didistribusikan dalam kegiatan ini mencapai 19.390 kilogram atau setara dengan 19,39 ton. Selain aspek kuantitas, petugas juga memastikan bahwa komoditas yang dikirim telah lolos uji klinis terkait tingkat kelembaban. Tingkat kelembaban ini menjadi indikator utama kelayakan simpan dan penentu kestabilan harga jagung di pasaran.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa stok jagung milik UD Muzamin memiliki mutu kadar air sebesar 13,9 persen. Angka tersebut dinilai sangat baik karena berada di bawah ambang batas maksimal yang dipersyaratkan oleh pemerintah, yaitu sebesar 14 persen. Pendampingan ini dikawal langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Gapuk, AIPTU Muzamin, bersama dengan pihak pengelola gudang UD Muzamin Gerung.
Proses bongkar muat dan verifikasi dokumen di lokasi tujuan turut disaksikan oleh petugas dari instansi terkait. Kehadiran para pihak ini berfungsi sebagai pengawas eksternal guna meminimalisir potensi penyimpangan. Hal ini juga dilakukan untuk memastikan transparansi data serta kesesuaian administrasi selama proses penyerahan berlangsung.












