Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus bergerak aktif dalam mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok. Langkah ini dilakukan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1447 Hijriah. Sebagai langkah nyata untuk menjaga daya beli masyarakat, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar kegiatan pasar murah Lombok Barat. Kegiatan ini dipusatkan di halaman Kantor Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, pada Selasa pagi, 26 Mei 2026.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA ini mendapatkan pengawalan ketat dari jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kuripan. Kehadiran personel kepolisian di lokasi bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Hal ini penting mengingat antusiasme warga yang cukup tinggi untuk mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.
Sinergi Lintas Sektor Melalui Pasar Murah Lombok Barat Guna Tekan Laju Inflasi
Operasi pasar murah Lombok Barat ini tidak hanya melibatkan pemerintah daerah saja. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi berskala besar antara TPID dengan berbagai pihak strategis. Di antaranya adalah Tenten Tani Keliling (Tentakel), Bank Indonesia (BI), Bulog, serta sejumlah retail modern. Selain itu ada pula UD Shinta, Pimpinan PPI, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Semua pihak ini beroperasi di wilayah Kabupaten Lombok Barat.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., memberikan tanggapan melalui Kapolsek Kuripan, Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H. Pihak kepolisian berkomitmen penuh mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat. Dukungan ini diberikan khususnya menjelang hari raya besar keagamaan.
“Kami dari jajaran Polsek Kuripan hadir untuk memberikan rasa aman. Pengamanan diberikan baik kepada penyelenggara maupun masyarakat yang hadir. Sinergi antara TPID, Bulog, Bank Indonesia, dan mitra lainnya ini sangat penting. Hal ini untuk memastikan warga mendapatkan akses bahan pokok yang adil dan terjangkau,” ujar Ipda I Wayan Eka Ariyana di sela-sela memantau pengamanan kegiatan.
Menyediakan Kebutuhan Pokok Lengkap Melalui Pasar Murah Lombok Barat
Operasi pasar murah Lombok Barat ini secara khusus menyasar warga Desa Kuripan. Selain itu program ini juga menyasar masyarakat yang tinggal di wilayah sekitarnya. Kehadiran program ini dinilai sangat tepat momentumnya. Tren permintaan kebutuhan pangan biasanya mengalami peningkatan signifikan mendekati perayaan Idul Adha. Hal inilah yang sering kali memicu fluktuasi harga di pasar tradisional.
Dalam pasar murah tersebut, berbagai komoditas penting disediakan dengan harga yang berada di bawah harga pasar normal. Bahan-bahan pokok yang paling diburu oleh masyarakat antara lain beras berkualitas, telur, dan minyak goreng. Tersedia juga daging ayam segar, bumbu dapur, hingga sayur-mayur serta bahan pokok penting lainnya. Sistem antrean dan distribusi diatur sedemikian rupa oleh panitia yang dibantu oleh personel kepolisian. Langkah ini diambil agar tidak terjadi penumpukan warga yang berlebihan.












