Binkam

Polisi Kawal Swasembada Pangan di Sekotong

×

Polisi Kawal Swasembada Pangan di Sekotong

Sebarkan artikel ini
Bhabinkamtibmas Buwun Mas Dorong Swasembada Pangan

Sekotong, Lombok Barat – Keamanan dan pemenuhan kebutuhan pangan nasional menjadi fokus utama yang terus dikawal oleh jajaran Kepolisian Sektor Sekotong, Polres Lombok Barat. Sebagai wujud nyata dukungan terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, personel Bhabinkamtibmas Desa Buwun Mas turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan kegiatan sambang sekaligus monitoring aktivitas pemanenan hasil bumi. Langkah proaktif ini diambil guna memastikan seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan, sekaligus memberikan rasa aman bagi para petani lokal yang sedang menikmati masa panen mereka.

Aktivitas pemantauan yang berlangsung pada Selasa (26/5/2026) tersebut memperlihatkan bagaimana aparat kepolisian melebur bersama masyarakat rural. Kehadiran petugas di tengah-tengah hamparan hijau persawahan menjadi bukti nyata bahwa fungsi Polri tidak hanya sekadar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara konvensional, melainkan juga ikut andil dalam mengamankan sektor produktif yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Melalui pendampingan yang konsisten, para petani di wilayah pelosok diharapkan dapat terus termotivasi untuk mengoptimalkan potensi lahan pertanian mereka.

Kehadiran Humanis di Tengah Lahan Pertanian Tadah Hujan

Suasana di area persawahan tadah hujan Desa Buwun Mas siang itu tampak produktif di bawah naungan cuaca cerah. Dengan seragam dinas lengkap yang menjadi identitasnya, mengenakan topi serta lengan ban kuning bertuliskan Bhabinkamtibmas, petugas kepolisian hadir memantau langsung para pemuda desa yang sedang sibuk memetik hasil panen jagung. Di kelilingi oleh vegetasi hijau subur yang menjadi ciri khas lanskap wilayah Sekotong, dialog interaktif antara aparat dan warga terjalin secara natural tanpa ada sekat pembatas.

Kehadiran fisik personel kepolisian berseragam lengkap di area perkebunan ini memberikan dampak psikologis yang positif bagi warga sekitar. Selain mencegah potensi gangguan keamanan seperti aksi pencurian hasil bumi yang kerap meresahkan saat musim panen tiba, kehadiran petugas juga mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat desa binaan. Pendampingan seperti ini dinilai efektif untuk menyerap aspirasi sekaligus mendengar langsung kendala-kendala yang dihadapi para petani di lapangan.

Edukasi Penjualan Hasil Panen ke Bulog Demi Stabilitas Nasional

Di sela-sela peninjauan aktivitas panen tersebut, jajaran kepolisian juga menyelipkan pesan-pesan edukatif yang sangat krusial bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan wilayah. Petugas secara humanis mengajak para petani untuk mendistribusikan atau melakukan penjualan hasil panen jagung mereka ke Badan Urusan Logistik (Bulog). Langkah ini disosialisasikan sebagai bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam mendukung program strategis pemerintah guna memperkuat stabilitas ketahanan pangan menuju swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., memberikan penegasan terkait esensi dari kegiatan sosialisasi dan pengawalan yang dilakukan oleh anggotanya tersebut. Menurutnya, sinergi antara produsen pangan lokal dan lembaga logistik negara merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan di pasar.