Lombok Barat, NTB – Kawasan wisata Pantai Senggigi di Kabupaten Lombok Barat tetap menjadi salah satu destinasi favorit yang ramai dikunjungi masyarakat. Menyadari hal tersebut, aparat kepolisian terus memperketat pengamanan guna memastikan kenyamanan dan keselamatan para pengunjung. Langkah antisipatif ini tercermin dalam komitmen aparat penegak hukum untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) agar tetap kondusif.
Kepolisian Resor Lombok Barat melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) secara konsisten menggelar berbagai kegiatan preemtif dan preventif. Langkah ini diambil untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan serta kecelakaan laut yang kerap mengintai kawasan pesisir saat terjadi lonjakan pengunjung.
Sinergi Personel dalam Menggelar Polmas dan Patroli Dialogis
Pada Jumat, 29 Mei 2026, personel piket Sat Polairud Pos Senggigi Polres Lombok Barat kembali melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan. Fokus utama dari pergerakan personel kali ini adalah melakukan Pemolisian Masyarakat (Polmas) serta patroli dialogis di sepanjang garis pantai dan area dermaga Senggigi. Aktivitas yang dimulai sejak pukul 10.30 WITA ini menyasar para wisatawan lokal, mancanegara, hingga para pedagang yang beraktivitas di sekitar pantai.
Dalam kegiatan Polmas tersebut, petugas secara humanis mendatangi para pengunjung dan pedagang untuk memberikan edukasi penting mengenai kebersihan lingkungan. Masyarakat diimbau untuk aktif menjaga keindahan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan dan memanfaatkan fasilitas tempat sampah yang telah disediakan oleh petugas kebersihan setempat.
Selain masalah kebersihan, keselamatan aktivitas perairan menjadi poin krusial yang ditekankan oleh petugas. Mengingat karakteristik pantai yang dinamis, orang tua diminta untuk memberikan pengawasan ekstra ketat terhadap anak-anak mereka yang sedang mandi atau bermain di tepi pantai guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Komitmen Menjaga Kamtibmas dan Antisipasi Kriminalitas
Tidak hanya berfokus pada imbauan keselamatan, personel Sat Polairud juga memperluas ruang gerak mereka melalui patroli jalan kaki di seputaran pantai, kawasan dermaga, hingga area sekitar Pos Senggigi. Patroli ini dirancang untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, khususnya aksi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor, atau yang biasa dikenal dengan istilah 3C.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud, AKP L. Nursidi, menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah-tengah pusat keramaian wisata merupakan hal yang mutlak untuk memberikan rasa aman kepada publik.













