Lombok Barat, Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kini gencar dilakukan hingga ke tingkat desa. Langkah nyata ini salah satunya ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi yang secara aktif turun langsung ke tengah masyarakat guna memberikan edukasi dan motivasi terkait pemanfaatan potensi lokal yang ada di lingkungan sekitar.
Melalui peran aktif Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), pihak kepolisian berkomitmen untuk mengawal program strategis pemerintah. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga, tetapi juga mampu memberikan dampak positif yang signifikan terhadap stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.
Sinergi Polsek Labuapi dalam Mendukung Program Pemerintah
Pada Senin (1/6/2026), Bhabinkamtibmas Desa Telagawaru melaksanakan kegiatan sambang warga secara dialogis. Kegiatan rutin yang ditingkatkan ini menyasar sejumlah pemukiman penduduk guna memantau situasi kamtibmas sekaligus menyampaikan pesan-pesan edukatif mengenai pentingnya kemandirian pangan di tingkat keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, petugas kepolisian secara humanis mengajak masyarakat untuk tidak membiarkan lahan di sekitar tempat tinggal mereka telantar. Sebaliknya, warga diimbau untuk mulai produktif dengan mengubah area kosong menjadi sumber pangan yang bermanfaat bagi keluarga sendiri.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung penuh program prioritas pemerintah pusat terkait kedaulatan pangan. Menurutnya, kepolisian siap menjadi motor penggerak di tingkat akar rumput.
“Kami terus mendorong personel di lapangan, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk aktif mengajak warga memanfaatkan lahan pekarangan rumah atau kebun yang kosong. Lahan tersebut dapat ditanami dengan berbagai komoditas harian seperti cabai, singkong, tomat, terong, hingga buah-buahan yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh keluarga,” ujar Ipda Selamet Riadi.
Manfaat Ekonomi dan Pemenuhan Gizi Keluarga
Lebih lanjut, Ipda Selamet Riadi menjelaskan bahwa pemanfaatan pekarangan rumah secara optimal memiliki fungsi ganda yang sangat menguntungkan masyarakat. Selain berfungsi untuk menunjang kebutuhan dapur dan rumah tangga sehari-hari, aktivitas pertanian skala mikro ini juga dinilai efektif dalam menekan pengeluaran bulanan masyarakat.
Dengan menanam sayur-sayuran dan kebutuhan pokok secara mandiri, ketergantungan warga terhadap fluktuasi harga pasar dapat diminimalisir. Langkah sederhana ini diyakini mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tengah tantangan global yang tidak menentu.













