Lobok Barat, NTB – Polres Lombok Barat terus berkomitmen mendukung program pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh jajaran kepolisian di tingkat desa yang aktif turun langsung ke tengah masyarakat. Mereka memberikan motivasi dan pendampingan secara berkelanjutan demi menjaga stabilitas ketahanan pangan.
Pada Selasa (02/06/2026), Bhabinkamtibmas Desa Kuranji melaksanakan kegiatan kunjungan atau sambang warga ke desa binaannya. Kegiatan ini mengusung misi penting untuk mengajak sekaligus mendorong masyarakat setempat. Warga diharapkan agar lebih produktif dalam memanfaatkan potensi sektor pangan yang ada di wilayah mereka.
Sinergi Kepolisian dan Masyarakat dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Kegiatan tersebut melainkan bagian dari strategi jemput bola untuk memastikan program ketahanan pangan di tingkat desa berjalan optimal. Bhabinkamtibmas Desa Kuranji secara persuasif berdialog dengan warga mengenai pentingnya mengelola sumber daya alam secara mandiri. Hal ini bertujuan demi memperkuat kedaulatan sektor agraris, mulai dari skala rumah tangga hingga skala desa yang lebih luas.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa peran aktif kepolisian di tingkat sektor sangat krusial. Aparat harus mengawal program strategis pemerintah ini dengan maksimal.
“Kami menginstruksikan seluruh personel Bhabinkamtibmas untuk terus bersinergi dengan warga, memetakan potensi desa, dan mendorong peningkatan hasil produksi di berbagai sektor krusial demi menyukseskan swasembada pangan nasional,” ujar Ipda Selamet Riadi pada Selasa (02/06/2026).
Optimalisasi Berbagai Sektor Potensial untuk Ketahanan Pangan Desa
Dalam dialog tatap muka tersebut, petugas memberikan edukasi dan motivasi agar warga tidak terpaku pada satu sektor saja. Berbagai bidang potensial yang menjadi fokus dorongan kepolisian meliputi sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga perkebunan. Keanekaragaman sektor ini dinilai menjadi kunci utama agar ketahanan pangan di Desa Kuranji memiliki fondasi yang kuat. Fondasi tersebut tidak akan rentan terhadap perubahan cuaca maupun kondisi pasar.
Petani setempat diajak untuk mengoptimalkan lahan yang ada dengan sistem penanaman yang efisien. Di sisi lain, warga yang memiliki minat di bidang peternakan dan perikanan juga didorong untuk memanfaatkan pekarangan. Mereka bisa mengoptimalkan area yang tersedia guna budidaya mandiri, seperti pemeliharaan unggas atau pembuatan kolam ikan skala kecil dan menengah.













