Binkam

Polsek Labuapi Ajak Warga Telagawaru Manfaatkan Lahan Kosong

×

Polsek Labuapi Ajak Warga Telagawaru Manfaatkan Lahan Kosong

Sebarkan artikel ini
Cara Polsek Labuapi Lombok Barat Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Lombok Barat – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kini terus digalakkan hingga ke tingkat desa. Di wilayah hukum Polres Lombok Barat, Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi melalui jajaran Bhabinkamtibmas aktif turun langsung ke masyarakat. Mereka mengedukasi warga mengenai pentingnya kemandirian pangan dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga. Langkah nyata ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memenuhi kebutuhan gizi masyarakat secara mandiri.

Pada Rabu (03/06/2026), Bhabinkamtibmas Desa Telagawaru melaksanakan kegiatan sambang warga secara dialogis. Dalam kesempatan tersebut, personel kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai bergerak. Mereka diminta memanfaatkan area pekarangan rumah maupun lahan perkebunan yang selama ini dibiarkan kosong atau tidak produktif. Lahan-lahan tersebut dinilai memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik untuk bercocok tanam.

Pemerintah saat ini tengah gencar mengampanyekan program ketahanan pangan sebagai salah satu pilar penting pembangunan nasional. Melalui optimalisasi lahan pekarangan, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen. Mereka melainkan juga menjadi produsen bagi kebutuhan pangan mereka sendiri. Langkah ini diambil sehingga ketergantungan terhadap pasar dapat diminimalisasi secara perlahan.

Mendukung Program Strategis Presiden RI untuk Ketahanan Pangan

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menyatakan hal penting. Beliau menegaskan bahwa aksi nyata yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas ini merupakan wujud dukungan penuh kepolisian terhadap program prioritas Pemerintah Pusat. Menurutnya, pemanfaatan lahan produktif di tingkat desa adalah kunci utama dalam membangun fondasi pangan yang kuat dari level akar rumput.

“Kegiatan sambang dan edukasi ini merupakan bentuk dukungan konkret kami terhadap program Presiden Republik Indonesia mengenai ketahanan pangan nasional. Kami ingin memastikan masyarakat memiliki kesadaran dan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujar Ipda Selamet Riadi dalam keterangannya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menjelaskan bahwa gerakan kedaulatan pangan ini tidak memerlukan modal yang besar. Gerakan ini melainkan hanya membutuhkan kemauan yang konsisten dari masyarakat. Dengan memanfaatkan lahan yang ada di sekitar tempat tinggal, setiap keluarga dapat menghemat pengeluaran belanja harian secara signifikan. Mereka sekaligus dapat meningkatkan kualitas konsumsi harian mereka.