Binkam

KEBAKARAN HANGUSKAN TUJUH UNIT KIOS DI DOROTANGGA, POLSEK DOMPU LAKUKAN PENGAMANAN DAN PENGATURAN ARUS LALU LINTAS

×

KEBAKARAN HANGUSKAN TUJUH UNIT KIOS DI DOROTANGGA, POLSEK DOMPU LAKUKAN PENGAMANAN DAN PENGATURAN ARUS LALU LINTAS

Sebarkan artikel ini

Kebakaran hebat melanda deretan toko/kios milik masyarakat di kawasan Simpang Tiga Kodim 1614 Dompu, Lingkungan Dorotangga, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 17.10 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik pada salah satu kios yang berada di lokasi tersebut. Api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang dapur salah satu kios sebelum dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang berada di sekitarnya.

Menurut keterangan saksi, Fadlin, kobaran api dengan cepat menjalar akibat kondisi cuaca panas dan tiupan angin yang cukup kencang. Selain itu, sebagian besar bangunan kios masih menggunakan material berbahan kayu sehingga mempercepat penyebaran api ke bangunan lainnya.

Sebanyak tujuh unit toko/kios milik warga dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Adapun para pemilik kios yang terdampak yakni Evi, Mamanue, Salehudin, Joko, Bahmi, Julkarnaen, dan Heriansyah.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Polres Dompu dan Polsek Dompu segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu proses penanganan kebakaran. Sekitar pukul 17.20 WITA, satu unit mobil Water Cannon Polres Dompu tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman awal, kemudian disusul dua unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Dompu.

Selain membantu proses pemadaman, personel Polsek Dompu juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian guna mengurai kemacetan yang sempat terjadi akibat banyaknya warga yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Kapolsek Dompu, IPDA Sarbani, yang langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat, menyampaikan bahwa pihaknya bersama instansi terkait bergerak cepat untuk mengamankan lokasi, membantu proses pemadaman, serta mengatur lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman.

“Kami bersama personel langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Selain melakukan pengamanan, anggota juga melaksanakan pengaturan lalu lintas karena sempat terjadi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kebakaran. Alhamdulillah situasi dapat dikendalikan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujar IPDA Sarbani.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.20 WITA berkat kerja sama petugas pemadam kebakaran, personel kepolisian, dan masyarakat setempat.

Akibat kejadian tersebut, tujuh unit kios mengalami kerusakan total dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp250 juta. Hingga saat ini, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, namun pihak terkait masih melakukan pendalaman lebih lanjut.