Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya. Langkah preventif ini diwujudkan melalui pelaksanaan patroli strong point secara intensif, terutama pada jam-jam rawan malam hari. Langkah ini diambil guna memastikan ruang gerak pelaku kejahatan mempersempit dan memberikan rasa aman yang nyata bagi warga sekitar maupun wisatawan yang berkunjung.
Fokus Antisipasi Kejahatan 3C dan Aksi Balap Liar
Kegiatan patroli yang digelar secara terfokus ini menyasar sejumlah titik strategis di Zona Wilayah Kecamatan Sekotong. Fokus utama dari operasi malam ini adalah mengantisipasi terjadinya tindak pidana 3C, yaitu Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Selain itu, petugas juga mengawasi potensi gangguan keamanan lain seperti aksi premanisme dan balap liar yang kerap meresahkan pengguna jalan.
Pelaksanaan patroli strong point ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekotong, IPTU I Ketut Suriarta, S.H., M.I.Kom. Dalam menjalankan tugas di lapangan, Kapolsek didampingi oleh sejumlah personel lintas fungsi yang tercantum dalam surat perintah, antara lain Kanit Spkt II Polsek Sekotong AIPTU I Made Prama Yuana Suparsa, Anggota Unit Reskrim Aipda I Komang Sudarya, Bamin Samapta BRIGADIR I Gede Agus Yudi Widana dan BRIPDA Nara Suhendra, serta Banit Intelkam BRIPDA Lukman Harianto.
Menyisir Jalur Utama hingga Kawasan Wisata Sekotong
Aparat kepolisian bergerak menyisir lokasi-lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi serta pusat keramaian warga. Rute patroli malam tersebut meliputi Pelabuhan Tawun, sepanjang Jalan Raya Labuan Petung, area di depan Cafe Sakura, hingga sepanjang jalur utama di wilayah Kecamatan Sekotong. Tidak ketinggalan, kawasan destinasi wisata yang ada di Sekotong juga menjadi fokus pengamanan guna memastikan para pelancong tetap merasa nyaman tanpa dibayangi kekhawatiran atas tindakan kriminal.
Di setiap titik pemberhentian, personel Polsek Sekotong berdialog langsung dengan warga serta kelompok pemuda yang masih berkumpul di ruang publik. Pendekatan humanis ini mengedepankan edukasi dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas secara persuasif demi menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga ketertiban lingkungan.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan pada waktu malam hari merupakan struktur penting dalam mencegah niat dan kesempatan para pelaku kejahatan. Melalui komunikasi langsung, petugas mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah terhadap potensi gangguan di sekitar mereka.













