Menurutnya, berbagai capaian positif yang telah diraih di bawah kepemimpinan AKBP I Komang Sarjana akan menjadi fondasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami hadir di Polres Lombok Timur dengan penuh kebahagiaan. Apa yang telah dibangun oleh Kapolres sebelumnya sangat luar biasa. Kami akan melanjutkan seluruh program positif tersebut serta berupaya menghadirkan inovasi agar Polres Lombok Timur semakin dicintai masyarakat dan terus meraih prestasi. Kami juga mengharapkan dukungan seluruh personel dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.
Usai apel bersama, kedua Kapolres melaksanakan laporan satuan (Lapsat) di Ruang Rapat Utama (Rupatama) bersama para pejabat utama dan Kapolsek jajaran.
Dalam pemaparannya, AKBP I Komang Sarjana menjelaskan kondisi geografis dan karakteristik wilayah hukum Polres Lombok Timur yang memiliki luas wilayah terbesar di Pulau Lombok dengan 21 Polsek yang membawahi 254 desa.
Ia menyampaikan bahwa tren gangguan kamtibmas menunjukkan perkembangan positif, di mana angka kejahatan mengalami penurunan sebanyak 39 kasus dari triwulan pertama ke triwulan kedua tahun 2026. Di sisi lain, pelanggaran lalu lintas meningkat sebanyak 34 kasus. Ia juga memaparkan berbagai capaian Polres Lombok Timur, termasuk penghargaan dalam pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika, renovasi ruang tahanan, peningkatan sarana operasional, pelaksanaan patroli KRYD, program Polmas, serta keberhasilan menyelesaikan temuan hasil pemeriksaan Itwasum Mabes Polri.
Selain itu, ia mengingatkan adanya agenda penting yang akan menjadi perhatian ke depan, yakni pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027.
Menanggapi laporan tersebut, AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengapresiasi seluruh inovasi dan prestasi yang telah dicapai selama kepemimpinan pendahulunya.
Ia mengajak seluruh pejabat utama dan personel Polres Lombok Timur untuk terus membangun budaya kerja yang inovatif melalui diskusi dan kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, program Pemolisian Masyarakat (Polmas) bukan hanya menjadi tanggung jawab Bhabinkamtibmas, melainkan seluruh anggota Polri sebagai implementasi program prioritas Kapolda NTB.
“Kami membutuhkan dukungan dan masukan dari seluruh pejabat utama maupun personel agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lombok Timur,” tegasnya.
Puncak kegiatan berlangsung pada pukul 10.30 Wita melalui acara pisah sambut yang diisi dengan penayangan selayang pandang Polres Lombok Timur, perkenalan resmi Kapolres baru beserta Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Timur, penyampaian pesan dan kesan pejabat lama bersama keluarga, penyerahan cenderamata, serta ramah tamah bersama seluruh tamu undangan.













