Binkam

Polri Turun ke Sawah, Strategi Bhabinkamtibmas Labuapi Perkuat Kedaulatan Pangan Desa Kuranji Dalang

×

Polri Turun ke Sawah, Strategi Bhabinkamtibmas Labuapi Perkuat Kedaulatan Pangan Desa Kuranji Dalang

Sebarkan artikel ini
Bhabinkamtibmas Kuranji Dalang Perkuat Ketahanan Pangan

LABUAPI – Memasuki penghujung April 2026, upaya penguatan kedaulatan pangan di tingkat desa terus menjadi prioritas Kepolisian Sektor Labuapi, Polres Lombok Barat. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di Desa Kuranji Dalang, Polri hadir di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga keamanan, melainkan juga sebagai motivator strategis dalam menggerakkan sektor pertanian lokal agar tetap produktif dan berkelanjutan.

Langkah konkret ini terlihat pada Selasa (28/4/2026), saat personel Bhabinkamtibmas melakukan kunjungan lapangan secara langsung. Kehadiran petugas di area persawahan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap para petani untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang tersedia di desa tersebut demi kesejahteraan bersama.

Komitmen Polri dalam Mendukung Swasembada Pangan Lokal

Upaya ini merupakan bagian dari sinergi berkelanjutan antara kepolisian dan masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Fokus utama dalam pendampingan kali ini adalah memastikan bahwa setiap jengkal lahan, baik lahan sawah luas maupun pekarangan rumah yang sempit, dapat dikelola secara maksimal untuk menghasilkan nilai ekonomis dan ketersediaan pangan yang stabil.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di sektor pertanian adalah instrumen penting untuk menjamin keberlanjutan rantai pangan di wilayah hukumnya.

“Kegiatan sambang dan pendampingan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas di Desa Kuranji Dalang ini merupakan dedikasi kami dalam mendukung program swasembada pangan pemerintah. Kami ingin memastikan masyarakat memiliki motivasi yang tinggi untuk terus bercocok tanam, karena ketahanan pangan yang kuat di tingkat desa akan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi daerah,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangannya.

Strategi Optimalisasi Lahan Sawah dan Pekarangan Rumah

Dalam dialog yang berlangsung hangat di pematang sawah, Bhabinkamtibmas memberikan edukasi mengenai pentingnya optimalisasi lahan persawahan. Petani didorong untuk tidak membiarkan lahan menganggur pasca-panen dan segera melakukan pengolahan tanah kembali guna menjaga ritme produksi pangan pokok. Selain itu, pemantauan terhadap kondisi tanaman secara rutin menjadi kunci agar serangan hama maupun kendala teknis lainnya dapat dideteksi dan diatasi sedini mungkin.

Tidak berhenti pada lahan persawahan, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai konsep “Lahan Hijau Mandiri”. Dalam konsep ini, setiap warga diajak untuk menyulap lahan pekarangan rumah yang kosong menjadi area produktif. Dengan menanam berbagai jenis sayur-sayuran untuk kebutuhan harian, warga diharapkan mampu menekan biaya belanja rumah tangga sekaligus menjamin kualitas nutrisi keluarga secara mandiri.

“Kami terus mendorong warga, khususnya di Kuranji Dalang, untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan lahan sekecil apa pun. Jika pekarangan rumah dimanfaatkan untuk menanam cabai, tomat, atau sayuran lainnya, hal ini tentu akan sangat membantu ketahanan ekonomi keluarga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasar,” tambah Iptu I Nyoman Rudi Santosa.