LOMBOK BARAT – Kawasan wisata Senggigi dan sekitarnya tetap menjadi prioritas pengamanan jajaran Kepolisian Resor Lombok Barat, terutama dalam mengantisipasi potensi tindak kriminalitas pada jam-jam rawan. Menindaklanjuti arahan pimpinan, personel Polsek Batulayar kembali melaksanakan patroli rutin guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di titik-titik vital, termasuk area parkir tempat ibadah dan objek wisata.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 7 Mei 2026, menyasar beberapa lokasi strategis seperti Parkiran Pura Batubolong dan area tikungan jalan raya sekitarnya. Langkah preventif ini diambil untuk menekan angka kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun wisatawan yang melintas di jalur utama penghubung antarwilayah tersebut.
Komitmen Polsek Batulayar dalam Menekan Kriminalitas 3C
Upaya menjaga kondusifitas wilayah ini dipimpin langsung oleh jajaran Piket SPKT 3 Polsek Batulayar. Fokus utama dari kegiatan ini adalah antisipasi terhadap tindak pidana yang dikenal dengan istilah 3C, yakni Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Kehadiran petugas berseragam di lapangan diharapkan menjadi efek jera bagi pelaku kejahatan yang berniat melancarkan aksinya.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat pada jam rawan adalah sebuah keharusan. Menurutnya, stabilitas keamanan di wilayah hukum Batulayar merupakan kunci utama pendukung sektor pariwisata daerah.
“Kami terus berkomitmen untuk memastikan bahwa masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitasnya. Patroli yang dilaksanakan oleh personel Piket SPKT 3 ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi kejahatan jalanan dan 3C di titik-titik yang kami anggap rawan,” ujar AKP I Putu Krisna Varananda dalam keterangannya.
Monitoring Area Parkir dan Edukasi Juru Parkir
Selain melakukan penyisiran di sepanjang jalan raya Senggigi-Batulayar, petugas juga memberikan perhatian khusus pada pengelolaan parkir di kawasan Pura Batubolong. Hal ini didasari atas potensi kerawanan curanmor yang sering memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan maupun pengawas lahan parkir. Dalam giat tersebut, personel kepolisian melakukan dialog langsung dengan para juru parkir yang bertugas.
Petugas memberikan imbauan agar para juru parkir senantiasa waspada dan tidak meninggalkan lokasi penugasan tanpa pengawasan yang jelas. Mereka diminta untuk lebih teliti terhadap kendaraan yang keluar masuk serta memastikan kunci kendaraan tidak tertinggal di lubang kunci (kunci nyantol), yang seringkali menjadi pemicu terjadinya tindak pidana pencurian.












