LOMBOK BARAT – Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lombok Barat terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di area objek vital nasional. Pada Kamis, 14 Mei 2026, personel Unit Patroli Samapta menggelar aksi patroli preventif dan dialogis di kawasan Pelabuhan Gili Mas, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Langkah ini diambil guna memastikan aktivitas distribusi logistik dan pergerakan penumpang tetap berjalan kondusif di tengah dinamika operasional pelabuhan.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 11.00 WITA tersebut tidak hanya berfokus pada pengawasan fisik area pelabuhan, tetapi juga menekankan pada interaksi langsung dengan masyarakat. Petugas menyambangi para penumpang kapal, sopir truk logistik, hingga petugas pengamanan internal (sekuriti) di pos jaga Pam Obvit (Pengamanan Objek Vital) untuk memberikan edukasi terkait keamanan mandiri.
Menjaga Kelancaran Logistik dan Ketertiban Penumpang
Kondisi Pelabuhan Gili Mas yang menjadi urat nadi transportasi laut di Lombok Barat sering kali mengalami lonjakan volume kendaraan. Berdasarkan pantauan petugas di lapangan, terdapat antrean kendaraan truk logistik yang cukup panjang. Namun, koordinasi intensif antara pihak kepolisian dengan petugas parkir dan sekuriti pelabuhan memastikan situasi tetap terkendali tanpa adanya hambatan yang berarti.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman dan mencegah potensi gesekan.
“Kami hadir untuk melakukan komunikasi dialogis dengan para penumpang dan sopir truk. Pesan kami jelas, tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana kejahatan dan jangan mudah terprovokasi, terutama jika terjadi keterlambatan jadwal keberangkatan kapal. Semua harus tetap tenang agar situasi tetap kondusif,” ujar Iptu Reza Ihyaul Itsnain saat memberikan keterangan resmi di lokasi kegiatan.
Inovasi KEMOS: Solusi Cepat Tanggap Darurat 110
Selain melakukan patroli keamanan, momen ini juga dimanfaatkan Sat Samapta Polres Lombok Barat untuk memperkenalkan program inovasi terbaru mereka, yakni KEMOS (Kecepatan Melayani SOS). Inovasi ini merupakan bagian dari optimalisasi Call Center 110 milik Polri, yang dirancang untuk memberikan respons cepat terhadap laporan masyarakat yang bersifat mendesak atau darurat.
Iptu Reza menjelaskan bahwa sosialisasi KEMOS sangat krusial di area publik seperti pelabuhan. Menurutnya, pemahaman masyarakat mengenai cara melaporkan kejadian darurat secara efektif dapat meminimalisir risiko jatuhnya korban atau kerugian material yang lebih besar.
“Inovasi KEMOS Sat Samapta Polres Lombok Barat ini kami integrasikan dengan Call Center 110. Ini adalah bentuk pelayanan kami yang bersifat urgent kepada masyarakat yang mengalami musibah atau melihat tindak kejahatan di depan mata. Kami ingin warga tahu bahwa bantuan polisi hanya sejauh genggaman telepon,” tambah Iptu Reza dengan tegas.












