Lombok Barat, NTB – Aparat kepolisian terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Komitmen ini khususnya diutamakan pada jam-jam rawan di malam hari. Sebagai bentuk langkah preventif, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat menggelar kegiatan patroli malam berskala intensif pada Kamis, 21 Mei 2026. Fokus utama dari operasi ini adalah menyisir sepanjang kawasan Jalan Bypass BIL 1 dan BIL 2. Kawasan ini selama ini dikenal sebagai jalur protokol krusial di wilayah hukum Lombok Barat.
Langkah taktis ini diambil guna memastikan situasi keamanan tetap terjaga secara optimal. Selain itu, kelancaran arus lalu lintas juga menjadi prioritas utama petugas. Selain memantau pergerakan kendaraan, kehadiran petugas di lapangan juga bertujuan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku tindak kriminalitas. Petugas juga bergerak untuk mencegah potensi gangguan ketertiban umum yang kerap meresahkan warga sekitar.
Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan Jalanan di Jalan Bypass BIL
Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 22.00 WITA hingga selesai ini melibatkan personel dari Unit Turjawali Satlantas Polres Lombok Barat. Para petugas yang bersiaga di Piket Pos Gerbang Mutiara Lombok (GMS) dan Pos Rumak dikerahkan ke lapangan. Mereka bertugas untuk menyisir titik-titik strategis di sepanjang jalur cepat tersebut. Kehadiran personel kepolisian di lapangan terbukti efektif dalam meminimalkan potensi pelanggaran hukum di jalan raya.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., memberikan penjelasan resminya. Beliau menjelaskan bahwa patroli malam ini difokuskan pada upaya pencegahan aksi balap liar dan tindak pidana 3C. Adapun tindak pidana tersebut meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Jalur lurus dan lebar seperti Jalan Bypass BIL sering kali disalahgunakan oleh oknum remaja. Mereka kerap melakukan aksi balap liar yang membahayakan pengguna jalan lain.
“Kami bergerak berdasarkan pemetaan kerawanan wilayah. Kawasan Jalan Bypass BIL 1 dan BIL 2 menjadi prioritas karena merupakan jalur utama logistik dan pariwisata. Patroli ini kami gencarkan demi mengantisipasi terjadinya balap liar. Kami juga berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta mencegah aksi kriminalitas 3C dan gangguan keamanan lainnya di malam hari,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya saat memberikan keterangan resmi terkait operasi tersebut.












